Berita Tapin

Akses Jalan Antardesa di Kabupaten Tapin Terendam Setiap Tahun, Begini Penampakannya

Akses jalan yang menghubungkan Desa Keramat dengan Desa Banua Halat Kanan di Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan

Akses Jalan Antardesa di Kabupaten Tapin Terendam Setiap Tahun, Begini Penampakannya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Akses jalan yang menghubungkan Desa Keramat dengan Desa Banua Halat Kanan di Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan masih terendam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Akses jalan yang menghubungkan Desa Keramat dengan Desa Banua Halat Kanan di Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan masih terendam.

Padahal, banjir yang melanda sebagian wilayah di Kecamatan Tapin Utara sudah surut karena air sungai Tapin tidak meluap.

Haris, warga petani di sekitar jalan yang terendam itu mengakui setiap tahun akses jalan menuju Desa Banua Halat Kanan itu selalu terendam.

Kondisi jalan yang terendam itu semakin parah apabila curah hujan tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Tapin Utara dan sekitarnya, jelasnya.

Haris menduga permukaan jalan yang terendam itu 'tahantak' akibat terlalu lama terendam banjir. Diperparah sungai di sisi kanan jalan itu mengalami pendangkalan.

Baca: LINK Live Streaming Persita Tangerang vs Arema FC Piala Indonesia Malam Ini, Cek Juga Jawapos TV

Baca: Hasil PSM Makassar vs Kalteng Putra di Piala Indonesia 2018, Skor 0-0 di Babak Pertama

Baca: SAKSIKAN! Live Streaming INews TV Persita vs Arema FC di Piala Indonesia, Cek Juga Link Jawapos TV

Baca: Pesan Maia Estianty Pada Dul Jaelani Sebelum Gantikan Ahmad Dhani di Konser Dewa 19 di Malaysia

Menurutnya, jalan itu baru saja diuruk tanah serta diberi pengerasan jalan. Cuma sungai di sisinya tidak keruk lebih dalam sehingga air di permukaan jalan tidak mengalir.

"Ini yang menimbulkan genangan. Jalan ini setiap hari dilintasi warga dan siswa dari Desa Banua Halat Kanan," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (3/2/2019).

Kepala Desa Keramat, Tarmiji ditemui reporter Banjarmasinpost.co.id, mengakui akses jalan yang tergenang itu merupakan perbatasan desa Keramat dengan Desa Banua Halat Kanan.

Menurut Tarmiji, permohonan untuk normalisasi sungai di sisi jalan yang terendam itu akan dilaksanakan. Cuma kendalanya belum ada kesepakatan dari petani untuk merelakan lahannya ditumpuk tanah kerukan.

"Saya katakan kalau pemilik lahan pertanian di sisi sungai itu merelakan untuk buangan tanah hasil kerukan. Saya siap membuatkan surat kesepakatan untuk diusulkan pelaksanaan normalisasi sungai. Kalau belum sepakat saya tidak berani," katanya.

Sementara itu, Camat Tapin Utara, Syamsul dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, membenarkan akses jalan menuju Desa Banua Halat Kanan selalu terendam setiap datang musim banjir.

"Upaya yang akan dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Tapin Utara, sudah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Tapin untuk peningkatan jalan itu sekaligus normalisasi sungainya," katanya. (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved