Berita Banjarbaru

Sekali Ekspedisi Mapala Sylva Langsung Taklukkan Tiga Gunung

Mahasiswa pecinta alam (Mapala) Sylva Fakultas Kehutanan ULM kembali menaklukkan tingginya puncak gunung di Jawa.

Sekali Ekspedisi Mapala Sylva Langsung Taklukkan Tiga Gunung
Mapala Sylva untuk Banjarmasinpost.co.id
Mahasiswa pecinta alam (Mapala) Sylva Fakultas Kehutanan ULM kembali menaklukkan tingginya puncak gunung di Jawa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mahasiswa pecinta alam (Mapala) Sylva Fakultas Kehutanan ULM kembali menaklukkan tingginya puncak gunung di Jawa. Kali ini tiga gunung sekaligus langsung dilahap mahasiswa rimba Kalsel ini di Jawa Tengah.

Tiga gunung yaitu Gunung Sindoro, Kledung hingga Sumbing sukses ditaklukkan empat orang Mapala Sylva yang mendaki sejak akhir Januari lalu.

Humas Mapala Sylva, April kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan pendakian dimulai sejak 25 Januari lalu. Pendakian dimulai di Gunung Sindoro via Kledung lalu mendaki hingga pos tiga untuk mendirikan tenda dan beristirahat.

Kemudian pihaknya melanjutkan hingga sampai dipuncak dengan sambutan angin sangat kencang sehingga tidak bisa berlama-lama dipuncak.

Baca: RH Warga HSU Menjual Bagian Tubuh Hewan Dilindungi Secara Online, Inilah Daftar Hewan yang Dijualnya

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming iNews TV Persita Tangerang vs Arema FC di Piala Indonesia 2018

Baca: BREAKING NEWS Bisnis Penjualan Bagian Tubuh Hewan Dilindungi Dibongkar, Ada Buaya Muara, Beruang dll

"Waktu untuk kepuncak juga dibatasi antara jam 7.00-12.00 karena setelah itu bau kawah dari puncak sindoro dapat mengganggu pernapasan pendaki," ujar April, Minggu (03/02/2019).

Selama perjalanan ke puncak rombingan sebutnya harus melewati medan yang sangat ekstrim karena melewati batuan-batuan yang mudah jatuh sehingga jika tidak hati-hati maka akan terpeleset dan jatuh. Selain medannya yang ekstrim, kemiringan menuju puncak hampir 90 % oleh karena itu harus berjalan sedikit merangkak.

Setelah sampai puncak, perjalanan dilanjutkan turun ke pos tiga dan persiapan untuk turun ke basecamp Sindoro.

"Hari berikutnya kami langsung ke basecamp sumbing untuk melakukan pendaftarandan segera mendaki gunung sumbing," ujarnya.

Berbeda dengan Gunung Sindoro, medan dari gunung sumbing pun lebih ekstrim karena ketinggiannya lebih tinggi sehingga medannya lebih curam dan berlumpur padat.

Namun dalam perjalanan pihaknya ujar April harus terhenti karena badai dan kabut tebal. Selain itu, medan menuju puncak harus melewati tebing-tebing yang kanan kirinya sudah jurang sehingga harus tetap berhati-hati.

"Puas sekali karena di puncak Gunung Sumbing anginya tidak terlalu keras seperti di Gunung Sindoro jadi bisa beristirahat di atas puncak lebih lama," ujarnya yang baru tiba di Banjarbaru.

Ia mengaku bersyukur perjalanan ekspedisi Mapala Sylva kali ini berhasil meskipun sempat diterjang badai dan medan yang berat.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved