Insiden Sriwijaya Air

Tanggapan Insiden Penerbangan Sriwijaya Air Berau - Denpasar SJ 253

Managemen Sriwijaya Air menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami seluruh pelanggan

Tanggapan Insiden Penerbangan Sriwijaya Air Berau - Denpasar SJ 253
Sriwijaya Air
Ilustrasi: Pesawat Sriwjaya Air. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Insiden batal terbangnya pesawat Sriwijaya Air Berau - Denpasar SJ 253 pada 31 Januari 2019 lalu,  akhirnya ditanggapi manajemen Sriwijaya Air

Vice President Corporate Secretary & Legal Sriwijaya Air, Retri Maya dalam rilisnya atas nama Managemen Sriwijaya Air, Minggu (3/2/2019) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami seluruh pelanggan.

Penerbangan Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 253 tujuan Berau – Surabaya berangkat via Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Retry Maya mengatakan,  patut diinformasikan bahwa pembatalan lepas landas yang dilakukan pilot pada penerbangan tersebut merupakan standar procedure keselamatan sebagai repons terhadap sistem peringatan pesawat (warning system) yang muncul sesaat sebelum lepas landas dan untuk selanjutnya dilakukan pengecekan secara detail oleh teknisi.

"Sebagai maskapai yang sangat concern terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan dalam setiap penerbangannya, kami sangat mengapresiasi kinerja Pilot beserta crew yang telah menjalankan tugas sesuai Standard Operation Procedure (SOP) demi menjaga keselamatan seluruh penumpang serta memastikan kelayakan armadanya sebelum melanjutkan penerbangan, kata Retry Maya.

Baca: Penerbangan Pesawat Maskapai Sriwijaya Air Rute Surabaya Sempat Terganggu, Penumpang Sempat Panik

Menurut dia, tanggapan ini disampaikan, karena Sriwijaya Air sangat mengapresiasi setiap masukan dan kritik dari pelanggan dalam rangka meningkatkan layanan di masa mendatang. (aol) 

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved