Lapas Wanita Palangkaraya Ricuh

Warga Binaan Tuntut Minta Kemudahan Menggunakan Ponsel dan Kipas Angin, ini Kata Kepala Lapas

Sebanyak 42 orang sudah divonis bersalah, dan satu orang titipan kejaksaan karena masih dalam proses sidang di pengadilan.

Warga Binaan Tuntut Minta Kemudahan Menggunakan Ponsel dan Kipas Angin, ini Kata Kepala Lapas
BPost Cetak
BPost edisi cetak Minggu (3/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Warga binaan di Lapas Perempuan Palangka Raya berjumlah 43 orang.

Sebanyak 42 orang sudah divonis bersalah, dan satu orang titipan kejaksaan karena masih dalam proses sidang di pengadilan.

Kepala Lapas Wanita Palangkaraya, Diah, mengatakan pemicu kerusuhan itu lantaran permohonan para penghuni lapas ditolak, seperti meminta kemudahan penggunaan fasilitas telepon selular dan kipas angin.

Baca: Masalah Penggunaan Telepon Selular Jadi Pemicu Rusuh Lapas Wanita, Tuntut Kepala Lapas Diganti

Baca: Isi Hati Gisella Anastasia Tergambar Lewat Lagu Terbarunya, Terkait Cerai dengan Gading Marten?

Baca: Pekerja Tewas Tergantung di Tower PLTU Pulang Pisau, Polisi Akhirnya Ungkap Identitas Korban

Baca: Komentar Unik Sahabat Syahrini di Balik Emoji Hati Ungu Reino Barack, Mantan Kekasih Luna Maya

Baca: Wajah Glowing Bak Perempuan Korea Ternyata Tidak Instan, Sosok Ini Bocorkan Prosesnya

“Mereka menuntut diberikan kelonggaran, soal handphone dan kipas angin. Ini jelas tidak boleh, kami yang punya aturan bukan mereka, ini aturan dari pusat, makanya mereka marah dan ngamuk," ujar Kalapas.

Untuk kipas angin, kata Diah, akan mereka usahakan.

“Kipas angin masih diusahakan, karena jumlah penghuni cukup banyak. Sedangkan untuk masalah makanan, sudah sesuai saja,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved