B Focus Urban Life

Dunia Pendidikan Resah Bakal Terdampak Penutupan Jembatan Alalak, Ketua PGRI Batola Imbau ini

Rencana penutupan jembatan Sungai Alalak Kayutangi Ujung Banjarmasin mulai 25 Februari ini, memunculkan keresahan di dunia pendidikan

Dunia Pendidikan Resah Bakal Terdampak Penutupan Jembatan Alalak, Ketua PGRI Batola Imbau ini
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (4/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rencana penutupan jembatan Sungai Alalak Kayutangi Ujung Banjarmasin mulai 25 Februari ini, memunculkan keresahan di dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Batola.

Diharapkan, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah XI Banjarmasin bisa memikirkan tranportasi dan jalur khusus bagi para pelajari dari Batola yang sekolah di Kota Banjarmasin.

“Iya perlu dipikirkan mulai sekarang. Minimal ada 500 siswa asal Batola yang sekolah di SMA dan SMK di Banjarmasin. Hal ini perlu dipikirkan sejak sekarang,” kata Kepala SMAN 1 Alalak, Kabupaten Batola, Rusmin, Minggu (3/1).

Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Batola ini, dampak PPBD online zonasi 2018 silam, siswa Batola yang diterima di SMAN 1 Alalak hanya tertampung sekitar 200 siswa.

Ada 700 siswa lulusan SMP di kawawasan Alalak Berangas.

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Imlek 2019 atau Tahun Baru China 2570, Biar Gak Cuma Gong Xi Fa Cai!

Baca: Blak-blakan Syahrini Soal Konsep Pernikahannya Saat Dikabarkan dengan Reino Barack, Mantan Luna Maya

Baca: Link snmptn.ac.id di Sini! Panduan Lengkap Pendaftaran SNMPTN 2019 Hari Ini, Cek 5 Kunci Suksesnya

Baca: Buka-bukaan Nia Ramadhani Soal Asmara dengan Bams Eks Samson, Ardi Bakrie Diharap Tak Nonton

Baca: Bukan Hamil, Fakta Terbaru Artis Vanessa Angel Pasca-Ditahan, Muntah hingga Terancam 6 Tahun Bui

Namun yang tertampung di SMAN 1 Alalak itu 200 siswa.

Nah, sisanya sekitar 500 siswa Alalak Berangas itu masuk ke sejumlah SMA di Banjarmasin seperti SMAN 11, SMAN 12 dan SMAN 5 Banjarmasin dan sejumlah SMK lainnya.

“Ada 500 siswa Alalak Berangas Batola sekolah di SMAN dan SMKN di Banjarmasin. Ini perlu dipikirkan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah XI Banjarmasin dan instansi lain perlu memikirkan nasib 500 an siswa ini,” terangnya.

Diakui Rusmin, sebagian guru di SMAN 1 Alalak juga tinggal di Kota Banjarmasin.

Nah, saat ini sejumlah guru sudah mulai melakukan survei dan mencari jalan alternatif agar melewati wilayah Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara tembus kawasan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved