Berita Kabupaten Banjar

Kebakaran di Mataraman, Jumrah Terkejut Melihat Api Tiba-tiba Membesar dari Bagian Atas Rumahnya

Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Loktamu RT 1 Mataraman Kabupaten Banjar menghanguskan satu buah rumah, Senin (4/2) sekitar pukul 21.00 wita.

Kebakaran di Mataraman, Jumrah Terkejut Melihat Api Tiba-tiba Membesar dari Bagian Atas Rumahnya
Polsek Mataraman untuk BPost
Kebakaran yang terjadi di Desa Loktamu RT 1 Mataraman Kabupaten Banjar menghanguskan satu buah rumah, Senin (4/2) sekitar pukul 21.00 wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Loktamu RT 1 Mataraman Kabupaten Banjar menghanguskan satu buah rumah, Senin (4/2) sekitar pukul 21.00 wita.

Api membumbung tinggi membuat warga khawatir, terlebih tidak jauh dari rumah yang terbakar ada SPBU.

Kapolsek Mataraman, AKP Rissan membenarkan kebakaran tersebut. kebakaran satu buah rumah di Desa Loktamu RT 1 Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar.

Rumah yang terbakar merupakan milik Abdul Suni berusia 50 tahun dan ditempati bersama istrinya, Jumrah dan seorang anaknya yang berusia 18 tahun yang mengenyam pendidikan di pondok pesantren.

Baca: BREAKING NEWS - Kebakaran di Mataraman, Warga Khawatir karena Dekat SPBU

Baca: Ucapan Gong Xi Fat Chai Artinya Bukan Selamat Tahun Baru Imlek, Ini Kata-kata Mutiara Imlek 2019

Baca: Kaget Rumahnya Didatangi Polisi Daha Utara, Hafsah Terharu Setelah Tahu Fakta Sebenarnya

Anggota Polsek Mataraman melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalulintas serta menolong korban.

Api berhasil dipadamkan unit UPT Damkar Kabupaten Banjar dan relawan barisan pemadam kebakaran ada yang dari Martapura, Banjarbaru dan juga dari Tapin, arus lalulintas pun mulai berangsur-angsur lancar.

“Selain rumah yang terbakar juga ada satu unit mobil colt L300 taksi. Informasi yang kami dapat bahwa pemilik rumahnya ke Muarateweh Kalteng,” tambah Rissan.

Camat Mataraman, Rubaini menambahkan, kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut ditaksir puluhan juta rupiah, bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Informasi yang didapatnya, penyebab kebakaran diduga konsleting listrik.

Saat terjadi kebakaran yang berada di dalam rumah adalah istri Abdul Suni yakni Jumrah, sedangkan anaknya sedang di pondok pesantren.

Berdasarkan penuturannya, sebelum terjadi kebakaran sudah perlahan terlelap, namun Jumrah seketika terkejut begitu melihat api langsung membesar dari bagian atas.

“Atas kejadian ini kami bersama Kesos di kecamatan akan melaporkan ke BPBD Kabupaten Banjar dan dinas sosial, mudah-mudahan korban kebakaran warga kami ini bisa mendapatkan bantuan,” tambah Rubaini. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved