B Focus Urban Life

Pemerintah Akan Tambah Titik Penyeberangan di Area Berangas Timur untuk Roda Dua

Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Kalsel I BBPJN XI Banjarmasin, Syahriliansyah saat rapat koordinasi di Aula Kantor

Pemerintah Akan Tambah Titik Penyeberangan di Area Berangas Timur untuk Roda Dua
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (4/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Kalsel I BBPJN XI Banjarmasin, Syahriliansyah saat rapat koordinasi di Aula Kantor BBPJN XI Banjarmasin, Selasa (22/1/19) lalu, menjelaskan, simulasi lalu lintas akan dilakukan setelah proses pembenahan Jembatan Kayu Tangi II yang rencananya akan menjadi salah satu jalur alternatif selama proyek pembangunan Jembatan Sei Alalak dilakukan.

"Informasi dari Bina Marga PU Batola, perbaikan Jembatan Kayu Tangi II itu jangka waktu 20 hari," kata Syahriliansyah.

Menurutnya, perbaikan Jembatan Kayu Tangi II direncanakan meliputi perbaikan oprit jembatan yang dinilai sudutnya masih cukup tajam dan adanya penurunan struktur tanah.

Perbaikan yang rencananya dilakukan dengan peninggian dan overlay aspal ini akan dimulai seminggu kedepan.

“Jadi tetap menunggu perbaikan jembatan dan nanti di rapat besar baru ditentukan peta jalur alternatif melihat hasil simulasi. Simulasi kan hanya satu hari jadi nanti bisa diputuskan setelah itu, melihat dimana ada kerawanan kemacetan," kata Syahriliansyah.

Baca: Blak-blakan Syahrini Soal Konsep Pernikahannya Saat Dikabarkan dengan Reino Barack, Mantan Luna Maya

Baca: Link snmptn.ac.id di Sini! Panduan Lengkap Pendaftaran SNMPTN 2019 Hari Ini, Cek 5 Kunci Suksesnya

Baca: Kondisi Terkini Vanessa Angel yang Sakit Setelah Ditahan Terkait Kasus Prostitusi Online Artis

Baca: Buka-bukaan Nia Ramadhani Soal Asmara dengan Bams Eks Samson, Ardi Bakrie Diharap Tak Nonton

Dijelaskannya, selain itu, alternatif penambahan unit kapal feri untuk penyebrangan kendaraan khususnya roda dua dari Alalak ke Banjarmasin juga dipertimbangkan.

Lima titik penyebrangan jalur sungai yang sudah ada rencananya akan ditambah menjadi tujuh titik khususnya di area Berangas Timur untuk akomodasi penyeberangan kendaraan roda dua.

“Terkait penyeberangan very, kami tidak menganggarkan dana karena anggaran khusus diperuntukkan pembangunan jembatan itu sendiri. Soal menyebrang feri bayar atau tidak itu lebih ke Dishub yang berwenang, kalau Balai sudah jelas tidak anggarkan untuk itu," terangnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved