Berita Banjarbaru

Target 100 Persen, Dinas Pendidikan Kalsel Siapkan Piranti UNBK SMA, 'Insya Allah UNKP tidak ada'

Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel pasang target 100 persen dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA

Target 100 Persen, Dinas Pendidikan Kalsel Siapkan Piranti UNBK SMA, 'Insya Allah UNKP tidak ada'
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Suasana simulasi UNBK di SMKN 2 Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel pasang target 100 persen dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA dan sederajat tahun ajaran 2018/2019.

Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan, M Yusuf Effendi, mengatakan pelaksanaan UNBK setingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Kalsel harus 100 persen pada April 2018.

“Insya Allah Ujian Nasional Berbasis Pensil (UNKP) tidak ada. Kami buat UNBK semua,” ujar Yusuf Effendi.

Yusuf sengaja memasang target 100 persen karena pelaksanaan UNBK terbukti biaya lebih murah dan nilai rata-rata peserta UNBK lebih baik. Ia mencontohkan pemerintah daerah harus merogoh kocek miliaran rupiah untuk pendistribusian soal UNBK hingga satuan pendidikan.

Yusuf memgatakan bahwa untuk jumlah sekolah mandiri ditargetkan ya akan jauh lebih banyak di banding dari tahun sebelumnya.

"Karena disdik juga selalu suport untuk komputer. Dan komputer yang ada itu bukan hanya untuk UNBK saja tapi juga untuk kegiatan di sekolah," kata Yusuf tanpa merinci sekolah yang mandiri berapa.

Baca: Perbedaan Sikap Putra Ahmad Dhani Dul Jaelani dengan Sean Anak Ahok, Saat Ayahnya Masuk Penjara

Baca: Curhatan Raffi Ahmad Tentang Nagita Slavina Buat Raditya Dika Tertawa, Raffi Tampak Bangga

Baca: Dendam Lama, Arma Habisi Nyawa Thamberin Menggunakan Tombak dan Parang, Begini VIDEO Kronologisnya

Baca: Cek Pemeringkatan SNMPTN 2019 dan Akreditasi Sekolah di Sini, Pendaftaran SNMPTN Mulai Dibuka

Jika melihat pada tahun ajaran 2017/2018sekolah pelaksana UNBK SMA sebanyak 183 sekolah, dengan rincian 147 sekolah mandiri dan 36 sekolah bergabung. Sekolah pelaksana UNBK MA sebanyak 152 sekolah, dengan rincian 102 sekolah mandiri dan 50 sekolah bergabung.

Sekolah UNBK SMK sebanyak 121 sekolah, dengan rincian 106 sekolah mandiri dan 15 sekolah bergabung. Secara kumulatif, angka itu melonjak ketimbang tahun ajaran sebelumnya yang tercatat sebanyak 244 sekolah, dengan rincian 186 sekolah mandiri dan 58 sekolah bergabung.

Namun, Yusuf mengakui masih dihadapkan aneka persoalan ketika UNBK, terutama kesiapan infrastruktur jaringan internet, komputer, dan pasokan listrik. Dia sudah memanggil perwakilan PT Telkom dan PLN Kalselteng untuk membicarakan solusi mengatasi persoalan tersebut. Bagi sekolah di pelosok yang kesulitas akses internet dan daya listrik, Yusuf menyarankan bergabung ke sekolah di kawasan perkotaan.

Selain SMA sederajat, UNBK dan UNKP juga dilaksanakan setingkat SMP/ Madrasah Tsanawiyah dengan jumlah peserta 44.714 orang siswa. Ada pun sekolah pelaksana UNBK SMP sebanyak 275 sekolah, dengan rincian 102 sekolah mandiri dan 173 sekolah bergabung.

Adapun Asisten manager Jaringan PLN Area Banjarmasin, Sugianto, menjelaskan untuk UNBK, sudah kami buat surat ke Disdik, namun ke disdik Kalsel untuk tingkat SMA sederajat.

"Kami sudah juga ditembuskan untuk di tingkat SMP di tingkat kota. Namun untuk disdik Banjarmbaru masih belum, akan tetapi kami tetap berkomitmen untuk mengoptimalkan dukungan UNBK ketika dimulai UNBK," kata Sugianto.

Disebutkan Sugianto, harapannya disdik Provinsi bisa mendistribusikannya tingkat kota. "KIta juga ada group sekolah penyelenggara UNBK dengan pihak PLN. Kita aktif memberikan info di group tersebut," kata Sugianto.

Diterangkannya lebih jauh, yang perlu digaris bawahi adalah pihak PLN tidak lagi menyediakan genset untuk sekolah penyelenggara.

"Dari evaluasi yang ada, sejauh ini bukan karena dari jaringan yang ada, namun kendalanya karena di sekolah tersebut tidak mengupgrade daya, sehingga manti karena banyak kepakai ke komputer dan leptop," kata Sugianto.

Namun secara keseluruhan, sambung Sugianto, pihak PLN siap untuk mendukung kelancaran UNBK yang ada dijaringan yang kami miliki, termasuk di Banjarbaru.

Kepala SMAN 3 Banjarbaru, Mohammad Sofiani mengaku sudah siap melakukan UNBK."Pitarnti sudah kami cek. Dan kita harapkan hanya aliran PLN tidak mati," kata dia. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved