Berita Banjarmasin

Mundur Wasaka Gulat Kalsel, Peraih Emas PON Jabar Ricky Fajar Ditawari Jadi Pelatih

Dua atlet gulat andalan Banua, M Ricky Fajar dan Ridha Wahdaniyaty, S.Or yang tergabung di program Waja Sampai Kaputing (Wasaka) mengundurkan diri.

Mundur Wasaka Gulat Kalsel, Peraih Emas PON Jabar Ricky Fajar Ditawari Jadi Pelatih
banjarmasinpost.co.id/ryan
M Ricky Fajar bersama Ketua umum PGSI Kalsel HM Welny. 

BANJARMASIN POST.CO ID-BANJARMASIN - Dua atlet gulat andalan Banua, M Ricky Fajar dan Ridha Wahdaniyaty, S.Or yang tergabung di program Waja Sampai Kaputing (Wasaka) memilih mengundurkan diri tim. Faktor cidera menjadi alasan utama keduanya.

Kendati sudah resmi mengundurkan diri namun hal itu tidak terlalu disesali Ricky. Pegulat yang beberapa kali meraih medali di Sea Games ini berjanji akan kembali lagi ke dunia gulat yang membesarkan namanya.

"Kalau pensiun belum tapi menepi sementara. Kalau ditanya apa akan kembali ya, mungkin setelah cidera yang saya alami benar benar sembuh," ujar pegulat kelahiran Banjarmasin, 1 November 1990 ini.

Anak pasangan Surya Saputra dan Marliani ini menambahkan cidera dia dapat saat ikut Kejuaraan terbuka di Bandung 2015 lalu. Saat ini banyak pegulat Banua yang cidera termasuk Ricky yang mengalami cidera di bagian kaki kirinya.

Baca: Promosikan Pariwisata dan Kebudayaan ke Sekolah, Ini yang Diharapkan Galuh Cindy Kepada Remaja

Beruntung saat PON di Jawa Barat, Ricky masih bisa tampil dan meraih emas meski dalam kondisi tidak maksimal.
"Sudah empat bulan pemulihan paska operasi masih belum kembali fit," ujar dia.

Ricky yang sudah banyak mengharumkan nama Banua lewat prestasinya tidak langsung dipinggirkan pengurus PGSI Kalsel. Dia diminta untuk bergabung jadi pelatih atau wasit.

"Saya sih mau saja tapi harus belajar dulu secara perlahan jika ingin jadi pelatih," kata pegulat langganan Pelatnas Indonesia ini.

Pelatih Wasaka PGSI Kalsel, Zulhaidir mengatakan Ricky dan Ridha mundur karena kurang disiplin dalam mengikuti latihan.

"Di saat program latihan gikat wasaka mulai tinggi mereka tidak mampu lagi mengikuti karena cidera," ujarKomisi Pelatih Teknik PB PGSI Ini.

Kemudian pihaknya mengambil tindakan melakukan pertemuan dengan pengurus pembinaan kelanjutan dan disiplin atlet setta pertemuan dengan para atlet gulat.

"Lalu Ricky dan Ridha mengundurkan Ricky. Setelah itu bikin surat pernyataan," kata Zul sapaannya.

Baca: Protes Ustadz Abdul Somad Terkait Shalat yang Dibawa ke Politik, UAS Tegaskan Soal Sikap Politiknya

Khusus untuk Ricky kata Zul pihaknya meminta untuk menjadi pelatih atau wasit.

"Bisa untuk melatih pemuka dulu atau junior. Harapan kami Ricky tidak meninggal gulat tapi kemana arahnya dengan beri pelarih pemula," kata Zul.

Meski kehilangan pegulat andalan Zul tidak terlalu khawatir sebab regenerasi ditubuh gulat erus berjalan.

"Kita sudah menyiapkan penggantinya dengan cara seleksi untuk bisa masuk program wasaka," pungkas dia. (Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved