Berita Batola

NEWS VIDEO: Bekantan Tertabrak Mobil di Handil Bakti Kabupaten Batola Alami Dislokasi Tulang Pinggul

NEWSVIDEO: Bekantan Yang Tertabrak Kendaraan Di Handil Bakti Kabupaten Batola Alami Dislokasi Tulang Pinggul

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sehari pasca mengalami insiden kecelakaan, seekor Bekantan berusia dewasa masih tampak terbaring lemas di Pusat Rehabilitasi Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Banjarmasin, Kalsel, Kamis (6/2/2019).

Hewan endemik Kalsel yang malang itu berada di sebuah kandang kecil. Kondisinya masih lemah. Sesekali ia hanya terlihat menggerakkan tangan kirinya saat mulai terjaga.

Ketua SBI Kalsel, Amalia Rezeki tidak menampik masih menaruh rasa prihatin terhadap hewan mamalia itu.

Apalagi menurutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dokter atas insiden kecelakaan, Rabu (6/2/2019) kemarin, Bekantan itu mengalami dislokasi pada tulang pinggang.

Baca: Bekantan Tabrak Truk Lewat di Handil Bakti, Kondisinya Mengenaskan

Baca: Reaksi Putri Mulan Jameela, Tiara Savitri Dituduh Hamil Diluar Nikah, Anak Tiri Ahmad Dhani Menjawab

Baca: Jelang Debat Capres Pilpres 2019 Kedua, Sandiaga Uno Tegaskan Bukan Ajang Saling Serang

Baca: Kondisi Ifan Seventeen Kini, Coba Jualan Kebab, Ngaku Trauma Lihat Panggung Usai Tsunami Banten

Kondisi itu juga sekaligus menyebabkan Bekantan tersebut pun sementara waktu mengalami kelumpuhan sehingga hanya terbaring lemas di kandang kecil.

"Selain dislokasi pada tulang pinggul, ada pula beberapa luka robek, yang diantaranya di bahu dan juga bagian kaki," jelasnya.

Meskipun demikian, tambah Amalia lagi atas kondisi tersebut Bekantan sudah mendapatkan penanganan oleh dokter spesialis hewan, sejak Rabu malam kemarin.

Tindakan yang dilakukan itu yakni berupa operasi minor, yang meskipun sang Bekantan harus diakhiri dengan 10 jahitan.

"Selain itu dari pemeriksaan dokter lainnya, ada pula pembengkakan pada abdomennya. Pembengkakan ini diduga akibat adanya tekanan pasca kecelakaan kemarin," jelas Amalia.

Namun dari beberapa hal tersebut, justru yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut adalah dislokasi pada pinggulnya.

Oleh karena bila kejadian dislokasi pada manusia bisa ditangani dengan urut, namun kepada Bekantan tidak bisa.

"Sehingga nanti masih dicarikan penanganan lebih lanjutnya untuk dislokasi ini," kata Amalia.

Namun terlepas dari itu, ketenangan sedikitnya menghampiri perempuan berkacamata tersebut. Pasalnya, setelah beberapa jam menjalani operasi minor, Bekantan itu sempat menunjukkan keaktifannya.(banjarmasinpost.co.id /ahmad riski abdul gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved