Selebrita

Ahmad Dhani Masuk ke Tahanan Over Capasity 500 %, Mulan Jameela Datangi Komnas HAM Minta Keadilan

Bersama juru bicara keluarga, Mulan Jameela mendatangi gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019)

Ahmad Dhani Masuk ke Tahanan Over Capasity 500 %, Mulan Jameela Datangi Komnas HAM Minta Keadilan
Mulan Jameela/Youtube Indonesia Lawyers Club
InstagramMulan Jameela nyanyi sambil nangis saat bawakan lagu Kangen untuk Ahmad Dhani di ILC 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Bersama juru bicara keluarga, Mulan Jameela mendatangi gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).

Kedatangan mereka adalah untuk meminta perlindungan hukum atas perlakuan tidak adil kepada Ahmad Dhani.

Pihak keluarga merasa adanya ketidakadilan terhadap pemindahan Ahmad Dhani, dari Rumah Tahanan Negara Cipinang ke Rumah Tahanan Madaeng, Surabaya.

Namun sayang, Mulan ogah komentar saat ditemui awak media.

Saat memasuki gedung pada pukul 14.25 WIB, ia hanya menjawab singkat.

"Sebentar ya, sebentar,"katanya.

Mulan berada di gedung Komnas HAM selama 20 menit untuk membuat pengaduan.

Baca: Della Perez Diduga Terjerat Prostitusi Online Seperti Vanessa Angel, Terpuruk Ditinggal Julia Perez

Baca: Dokter Kaget dan Terlihat Sedih, Malihat Bayi Baru Lahir Sudah Seperti Kakek-kakek, Bulu Dimana-mana

Baca: UPDATE Ranking FIFA 2019, Indonesia Ditinggal Thailand dan Vietnam, PR Berat Simon Mcmenemy

Baca: Rindu Tak Tertahankan, Putra Herman Seventeen Mengorek Makam Ayahnya, Hisyam: Kok Papa Gak Ada?

Saat keluar gedung Komnas HAM, Mulan kembali bungkam. Ia terlihat berdiri di samping kiri juru bicaranya, Lieus Sungkharisma untuk meladeni awak media.

Ibu 4 anak itu sama sekali tak menyunggingkan senyum.

Lieus pun hanya memberikan pernyataan, dan tidak membuka sesi pertanyaan untuk awak media.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved