Liga 1 2019

Jelang Liga 1 2019 - Penjaga Gawang Asal Korsel Yoo Jae-hoon Dapat Info Barito dari Lim Jun Sik

Diincar tiga klub dari dalam negeri dan satu klub dari luar negeri namun penjaga gawang Persipura Jayapura dan Mitra Kukar, Yoo Jae-hoon.

Jelang Liga 1 2019 - Penjaga Gawang Asal Korsel Yoo Jae-hoon Dapat Info Barito dari Lim Jun Sik
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Yoo Jae-hoon dan Hasnuryadi Sulaiman 

BANJARMASIN POST.CO.ID-BANJARMASIN - Diincar tiga klub dari dalam negeri dan satu klub dari luar negeri namun penjaga gawang Persipura Jayapura dan Mitra Kukar, Yoo Jae-hoon lebih memilih bergabung ke Barito Putera.

Penjaga gawang asal Korea Selatan ini resmi menandatangi kontrak selama satu tahun dihadapan manager Hasnuryadi Sulaiman di rumah Hasnur, Kampung Melayu Banjarmasin, Jumat (8/2) siang.

"Ada tiga klub yang mengincar satu klub besar, satu klub yang pernah juara liga Indonesia, satu klub baru promosi tapi saya lebih sreg ke Barito Putera," kata Yoo yang sudah fasih bahasa Indonesia ini.

Ternyata rekomendasi Yoo memilih gabung Barito karena rekomendasi dari eks pemain belakang Barito Putera saat mengarungi Indonesia Super League (ISL) 2014 yang juga pemain Korea, Daewon Ho dan eks Persipura, Lim Jun Sik.

"Saya banyaknya tanya ke Daewon bagaimana Barito. Dia bilang bagus managementnya bagus, kekeluargaannya tinggi. Saya juga tanya dimana ada restoran Korea nya," kata Yoo tertawa.

Baca: Bukti Jadwal Pernikahan Ahok (BTP) & Puput Nastiti Devi Diungkap Ketua RT, Calon Mertua Lakukan Ini

Baca: Reaksi Putri Mulan Jameela, Tiara Savitri Kala Disinggung Rumah Tangga Ibunya dan Ahmad Dhani

Baca: Putri Mulan Jameela, Tiara Savitri Ngamuk, Anak Tiri Ahmad Dhani Dituding Campuri Urusan Orangtua

Selain itu di tubuh Barito juga banyak pemain eks Persipura seperti Rony Baroperay, Friska Womsiwor, Andri Ibo dan Jacksen F Tiago yang pernah membawa Persipura juara.

"Saya kenal baik anak anak Paoua. Tadi malam (kemarin) saya langsung bertemu para pemain Papua. Saya suka disini apalagi juga ada Jacksen," sebut dia.

Soal adaptasi Joo mengaku tidak terlalu masalah soalnya dia sudah sembilan tahun bermain di Indonesia.

Joo sendiri di Barito Putera kemungkinan besar statusnya bukan pemain asing Asia sebab dia saat ini sedang proses naturalisasi.

"Saya optimis dalam dua bulan ini bisa beres. Semoga lancar jadi WNI sehingga Barito bisa menambah pemain asing lagi dan saya optimis sebelum liga sudah beres," kata dia.

Kiper Yoo Jae Hoon di Stadion Jatidiri, Semarang, Jateng, Minggu (8/3/2015).
Kiper Yoo Jae Hoon di Stadion Jatidiri, Semarang, Jateng, Minggu (8/3/2015). (Tribun Bali)

Hasnuryadi Sulaiman menambahkan Joo sebelumnya bertemu Jacksen F Tiago di Bali. Jacksen bercerita bahwa Joo sedang mengurus proses naturalisasi.

"Mendengar itu saya langsung tertarik dan mengajukan kontrak ke Joo dan dia juga tertarik. Kami hanya membantu proses administrasi saja sementara prosesnya sudah dilakukan salah satu yang pengalaman dalam hal mengurus proses pemain naturalisasi," kata Hasnur.

Mengenai alasan merengkrut Joo, Hasnur menambahkan karena saat ini penjaga gawang sangat diperlukan. mereka Riyandi ikut timnas, tinggal Adhitya Harlan dan dua pemain muda saja.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved