KalselPedia
KalselPedia: Tiga Tari Tradisi Kalsel yang Masih Lestari
Kesenian tradisional Banjar adalah suatu hasil ekspresi hasrat manusia akan keindahan dengan latar belakang tradisi atau sistem budaya masyarakat
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, KalselPedia - Kesenian tradisional Banjar adalah suatu hasil ekspresi hasrat manusia akan keindahan dengan latar belakang tradisi atau sistem budaya masyarakat pemilik kesenian tersebut.
Dalam karya seni tradisional tersirat pesan dari masyarakat Banjar berupa pengetahuan, gagasan, kepercayaan, nilai, norma dan sebagainya.
Di Kalimantan kesenian khas tumbuh dan berkembang hingga saat ini.
Kesenian itu berupa adat istiadat, tarian dan lainnya.
Berikut tiga tarian tradisi Kalsel yang hingga kini masih ditampilkan para pelaku seni Banua.
1. Tari Japin
Tari Zapin merupakan salah satu bentuk tari rakyat Kalimantan Selatan yang tumbuh dan berkembang di daerah pesisir timbulnya diperkirakan pada tahun 1930 di pesisir Sungai Barito kemudian menyebar di daerah Kabupaten Banjar.
2. Baksa Kembang
Tari baksa Kembang adalah salah satu tarian klasik dari Kalimantan Selatan yang difungsikan sebagai tarian penyambut tamu.
Tari ini biasanya dimainkan oleh penari wanita sebagai penari tunggal atau bisa juga dengan berkelompok dengan syarat jumlah penari harus ganjil.
3. Tari Radap Rahayu
Tari radap Rahayu adalah kesenian klasik dari Banjarmasin Kalimantan Selatan hari ini merupakan salah satu tarian untuk menyambut tamu sebagai tanda penghormatan. (banjarmasinpost.co.id/khairil rahim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/hari-jadi-batola_20160107_103542.jpg)