Elpiji Bersubsidi

Meski Dilarang, Banyak Abdi Negara Masih Menggunakan Elpiji Bersubsidi, Mereka Beralasan ini

Padahal mereka tahu ada peraturan yang melarang para abdi negara menggunakan gas bersubsidi.

Meski Dilarang, Banyak Abdi Negara Masih Menggunakan Elpiji Bersubsidi, Mereka Beralasan ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Minggu (10/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Iman dan istrinya seorang PNS masih menggunakan elpiji 3 kg.

Padahal mereka tahu ada peraturan yang melarang para abdi negara menggunakan gas bersubsidi.

Iman berkilah istrinya menggunakan gas 3 kg lebih pada pertimbangan praktisnya.

“Gas 3 kg itu bisa didapat kapan pun di eceran. Sementara gas 12 kg agak susah, apalagi kalau habis pada malam hari, harus menunggu keesokan harinya,” tutur Iman, Sabtu (9/2).

Iman mengaku dia menggunakan kombinasi tabung, yakni tabung gas 12 kg dan 3 kg.

“Meski memakai gas 3 kg, saya membelinya dengan harga mahal, tidak harga subsidi. Saya beli gas 3 kg di eceran Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per tabung,” ujarnya.

Baca: BTP Alias Ahok dan Puput Nastiti Devi Disebut Sudah Foto Prewedding, Siap Menikah 15 Februari?

Baca: Fakta Hp Jadul yang Miliki Kenangan Sejibun, dari Beli dengan Susah Payah hingga Ingat SMS Pacar

Baca: Kejutan Dari Mantan Irish Bella Jelang Pernikahannya dengan Ammar Zoni, Bukan Giorgino Abraham

Baca: Al & Dul Jaelani Dibuilly Pendukung Capres Usai Ahmad Dhani Divonis, Maia Estianty Pun Panen Pujian

Baca: Mandala Shoji Masuk Penjara, Istrinya Maridha Deanova Bohongi Anaknya Sebut Mandala 3 Bulan Itikaf

Seorang pekerja kontrak di salah satu SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, Rudi (disamarkan), mengaku masih menggunakan elpiji 3 kg bersubsidi.

“Saya tahu kalau saya tak berhak menikmati subsidi elpiji 3 kg. Saya masih membeli elpiji 3 kg sampai sekarang karena faktor kepraktisan saja,” kata Rudi, yang mengaku penghasilan per bulan di atas Rp 1,5 juta.

Elpiji 3 kg, kata Rudi, hanya digunakan sesekali, khusus apabila elpiji 5,5 kg yang digunakan di rumahnya habis di saat tertentu.

"Saya beli gas 3 kg itu untuk cadangan saja. Jaga-jaga kalau gas habis malam hari atau pas saya kerja,” ujar Rudi yang berkantor di Banjarbaru ini.

Menurut Rudi, sudah hampir satu setengah tahun ia menggunakan elpiji Brightgas 5,5 kg sebagai bahan bakar utama keperluan memasak di rumah.

"Sudah terlanjur punya yang 3 kg, jadi sayang dijual. Paling digunakan dua tiga bulan sekali," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved