B Focus Urban Life

Tiga Golongan ini Diprioritaskan Menyewa Rusunawa, Matnoor Ali: Jangan Ada Titipan

Tak lama lagi rumah susun sewa (Rusunawa) baru yang ada di Banjarmasin di kawasan Teluk Kelayan akan diserahkan oleh pemerintah pusat

Tiga Golongan ini Diprioritaskan Menyewa Rusunawa, Matnoor Ali: Jangan Ada Titipan
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (11/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak lama lagi rumah susun sewa (Rusunawa) baru yang ada di Banjarmasin di kawasan Teluk Kelayan akan diserahkan oleh pemerintah pusat ke Pemko Banjarmasin.

Diharapkan, pemko setempat untuk memprioritaskan warga yang lahannya kena gusur untuk pembangunan rusanawa tersebut.

“Saya minta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banjarmasin membuat skala prioritas penghuni rusunawa. Tolong prioritaskan warga yang terkena gusur dan belum punya rumah,” kata Matnoor Ali, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Minggu (10/2).

Lebih lanjut dia menjelaskan, prioritas kedua yakni warga Kota Banjarmasin yang terkena gusur akibat sebuah proyek.

Baca: Beredar Tagar Agar Jemaah Haul ke 14 Guru Sekumpul Berpartisipasi Putiki Sampah di Sekitar Lokasi

Baca: Alasan Aurel Hermansyah Pilih Suami Pria Bule, Putri Ashanty dan Anang Hermansyah Bicara Pernikahan

Baca: Ramai Ahok BTP dan Puput Nastiti Anak Nikah, Foto Bareng Veronica Tan dan Andy F Noya Jadi Perhatian

Baca: Lokasi Nikah Syahrini & Reino Barack, Mantan Luna Maya Dibocorkan, Cek Konsep Pernikahan Incess

Baca: Jelang Hari Valentine 2019 - Ini Sejarah Kelam Valentine Day, Ada Kisah Tragis Jauh dari Romantis

Jadi setelah warga terkena gusur dan warga terkena gusur sebuah proyek, maka barulah Dinas Perkim melayani prioritas ketiga, yakni masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dijelaskannya, untuk rusunawa Muara Kelayan itu memang dibangunkan dari dana APBN pemerintah pusat dan lahannnya dari Pemko Banjarmasin yang menyediakan.

Setelah aset rusunawa tahap II di Muara Kelayan tersebut diserahkan ke Pemko Banjarmasin, maka untuk tanggungjawab pemeliharaan ada di tangan pemko.

“Kami minta jangan sampai pemko pilih kasih melayani pendaftar calon penghuni rusunawa. Seperti ada titipan, teman pejabat dan faktor lainnya. Jadi yang bisa menyewa rusunawa itu adalah warga yang benar-benar berhak,” tegasnya.

Diakuinya, para penghuni rusuwana baik di rusunawa tahap I yang berada di Gang Ganda Maghfirah di Jalan Tembus Mantuil Nomor 22 Banjarmasin Selatan itu dikenakan biaya sewa dan hasil penyewaan rusunawa itu menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Komisi III DPRD Banjarmasin, sambung politisi asal Partai Golkar Kota Banjarmasin ini berencana mengunjungi rusuwana itu.

Jika tak ada aral, waktu kunjungan dewan itu sebelum Pemilu April mendatang.

“Jika tak memungkinkan, maka kunjungan Komisi III itu akan digelar setelah Pemilu 2019. Kita ingin melihat kondisi real di dalam rusunawa dan ingin juga berdialog dengan para penghuni rusunawa,” terangnya.

Matnoor menghendaki para penghuni rusunawa itu nantinya itu tepat sasaran sehingga jangan sampai orang mampu ikut menikmati fasilitas rusanawa.

Verifikasi siapa saja yang masuk ke rusunawa perlu diperketat.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved