Berita Tapin

Kapolsek Candi Laras Utara Kawal Aspirasi Warga Penuntut Ganti Rugi Lahan HGU

Kapolsek Candi Laras Selatan, Iptu Gusti Komang berdialog dengan warga di parkiran Kantor Bupati Tapin, Senin (11/2/2019).

Kapolsek Candi Laras Utara Kawal Aspirasi Warga Penuntut Ganti Rugi Lahan HGU
HO/Polsek CLS
Kapolsek Candi Laras Selatan Iptu Gusti Komang bersama warga penuntut ganti rugi lahan di parkiran Kantor Bupati Tapin, Senin (11/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kapolsek Candi Laras Selatan, Iptu Gusti Komang berdialog dengan warga di parkiran Kantor Bupati Tapin, Senin (11/2/2019).

Warga itu baru saja meninggalkan rapat di Aula Kabinet I Kantor Bupati Tapin yang dihadiri perwakilan manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit di Desa Beringin A.

Rapat yang difasilitasi Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin, Muhammad Yunus itu tak berjalan mulus.

Warga memilih meninggalkan ruangan rapat karena mendengar keputusan manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit yang hanya mampu membayar ganti rugi Rp 2,5 juta per hektare.

Baca: Aliansi Masyarakat Adat Nasional Kabupaten HST Berkumpul di Pendopo Bupati, Mereka Inginkan Ini

Warga tidak sepakat dengan penawaran manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit itu karena uang ganti rugi lahannya berbeda dengan uang ganti rugi lahan milik warga di Kecamatan Candi Laras Utara.

"Kami ingin ganti rugi lahan kami yang ditanami kelapa sawit itu, Rp 7 juta per hektarenya. Total lahannya seluas 229 hektare," kata Siti Julaiha, warga Kelurahan Binuang.

Iptu Gusti Komang tidak sendirian mendampingi warga ke Kantor Bupati Tapin. Ia ditemani Camat Candi Laras Selatan, Muhammad Luthfi dan Kepala Desa Beringin A, Ragib.

Camat Candi Laras Selatan, Muhammad Luthfi menjelaskan pertemuan untuk membahas ganti rugi lahan sudah sering dilakukan di Desa Beringin A dan di Kantor Kecamatan Candi Laras Selatan.

Menurut Muhammad Luthfi, lahan warga yang menuntut ganti rugi itu berada di areal Hak Guna Usaha (HGU) PT Hasnur Citra Terpadu.

Baca: SK Hasil CPNS 2018 Masih Menunggu BKN, Pemkab HSS Usulkan 100 Formasi untuk Pegawai Kontrak PPPK

Menurutnya, permasalah ganti rugi lahan sudah sangat sering dipertemukan. Namun, setiap pertemuan selalu tidak tercapai kesepakatan.

"Hari ini rapat di kantor Bupati Tapin juga tidak tercapai kesepakatan," katanya.

Kepala Desa Beringin A, Ragib membenarkan bahwa lahan yang dituntut ganti rugi itu berada di wilayah Desa Beringin A. Pemilik lahan kebanyakan dari Desa Sungai Puting dan Baringin A. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved