Berita Tabalong

Penjelasan BPBD Tabalong Terkait Adanya Jalan Terendam di Desa Ribang, Panjangnya Cuma 150 Meter

Curah hujan cukup tinggi beberapa hari terakhir di Kabupaten Tabalong, sebagian wilayah yang tak jauh dari aliran anak sungai Tabalong mulai terdampak

Penjelasan BPBD Tabalong Terkait Adanya Jalan Terendam di Desa Ribang, Panjangnya Cuma 150 Meter
Dok BPBD Tabalong untuk BPost Group
Jalan Desa Ribang di Kabupaten Tabalong terendam 1. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Curah hujan cukup tinggi beberapa hari terakhir di Kabupaten Tabalong, sebagian wilayah yang tak jauh dari aliran anak sungai Tabalong mulai terdampak banjir. Seperti di Desa Ribang Kecamatan Muara Uya, jalan desa yang biasa dilalui oleh warga mulai terendam.

Fahri salah satu anggota BPBD Tabalong yang meninjau langsung ke lokasi mengatakan sebagian jalan desa sudah terendam air paling tinggi adalah 50 sentimeter.

"Jalan yang terendam dengan ketinggian sekitar 50 cm sepanjang 150 meter, jalan ini menghubungkan Desa Ribang ke daerah trans ribang," ungkapnya, Rebu (13/02/2019)

Fahri menambahkan pihaknya melakukan pengecekan bersama dengan Koramil Muara Uya dan  Polsek Muara Uya.

Baca: Penjelasan Kepala Dishub Kalsel Terkait Nasib Rencana Kereta Api yang ada di Kalsel

Jalan desa yang terendam ini akibat luapan anak sungai dan saluran air yang ada ada di sekitar jalan. Beruntung tidak ada rumah yang terkena dampak dari luapan air ini.

Sebelumnya di Kelurahan Mabuun Kecamatan Murung Pudak juga sempat terjadi banjir akibat hujan yang terjadi cukup lama beberapa hari lalu. Banjir yang merendam beberapa rumah warga ini diakibatkan oleh aliran air di daerah perumahan yang tidak berfungsi maksimal akibat adanya penyumbatan.

Darlam Kepala Desa Ribang mengatakan bagian desa yang biasa terkena dampak banjir adalah daerah yang tak jauhdari area perkebunan kelapa sawit. "Namun belum pernah sampai ada banjir besar hanya saat curah hujan tinggi dan cepat surutnya," ujarnya.

Baca: Kronologi Penangkapan Pengedar Sabu di Desa Binjau Pemangkih HST, Simpan Sabu di Kompor

Terpisah Kepala BPBD Tabalong Alfian mengatakan meskipun debit air tinggi namun pihaknya masih belum menetapkan triteria siaga ataupun waspada banjir.

"Kriteria dalam siaga atau darurat banjir masih belum terpenuhi sehingga kami belum menetapkan status, serta belum ada potensi bencana banjir masif yang terjadi di Tabalong," ungkapnya.

(banjarmasinpost.co.id/ Reni Kurnia Wati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved