Sosok Perempuan Rambut Terpanjang Kalsel

Tantangan Miliki Rambut Panjang, Muslimah Punya Trik Ketika Jalani Rutinitas

Pertemuan dengan Muslimah bukan yang pertama kali. Sekitar Mei tahun 2011 merupakan pertemuan yang pertama.

Tantangan Miliki Rambut Panjang, Muslimah Punya Trik Ketika Jalani Rutinitas
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Muslimah dengan rambut panjangnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pertemuan dengan Muslimah bukan yang pertama kali. Sekitar Mei tahun 2011 merupakan pertemuan yang pertama. Saat itu rambut Muslimah sudah panjang, bahkan melebihi dari panjangnya rambut saat ini di tahu. 2019.

Suasana Desa Kiram, Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar pun saat itu masih sangat benar-benar asri. Untuk menemui Muslimah saat itu tidak semudah sekarang , saat itu melewati jembatan gantung, kondisi jalanan desa pun tidak beraspal. Cuma tanah dan batuan terjal.

Saat reporter banjarmasinpost.co.id menemui Muslimah untuk yang pertama kali saat itu dia baru dikarunia satu orang anak.

Saat itu Muslimah mempraktikkan trik sembunyikan rambut panjangnya ketika akan bepergian. Ya, rambut panjangnya itu dia masukan dalam tas agar tak mengganggu ketika dibonceng naik motor oleh suaminya, Riffani.

Baca: Rambut Panjang Muslimah Tak Dipotong Sejak Umur 4 Tahun, Bila Dipotong Paksa Ini yang Terjadi

Baca: Rambut Muslimah Warga Kiram Kabupaten Banjar Ini Panjang Menjuntai ke Lantai bak Rapunzel

Untuk itulah, pengalaman unik Muslimah dengan rambut panjangnya ini menggiring reporter banjarmasinpost.co.id untuk kembali jenguk. Ternyata rambutnya masih begitu panjang terawat dengan baik.

Pada pertemuan terkini, sejak pagi menunggu hingga akhirnya jelang Siang Muslimah datang bersama suaminya. Keduanya menyambut hangat, baru pulang dari kebun. Ya, Muslimah sosok yang Soleha dan bersahaja sebagai istri dan penyayang sebagai ibu rumah tangga.

Nyaris mengira rambut Muslimah dipotong karena berkerudung, ternyata dia ada trik lain menyembunyikan rambut panjangnya itu.

"Iya saya baru bantu suami ke kebun, rutinitas. Nah agar rambut panjang tak mengganggu aktivitas di kebun saya gulung sampai 10 putaran kurang lebih, lalu dikonde agar rapi kemudian dikerudung. Ya pasti ada tantangannya berambut panjang ini, bila digulung terlalu lama rasa berat kepala, bila digerai ya gerah. Syukuri saja, ini berkah dan anugerah punya rambut indah," katanya.

Lalu bagaimana saat tidur, Muslimah mengatakan juga tak jadi masalah. "Saat tidur rambut panjang diurai disimpan di ujung bantal," ucapnya.

 (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved