Berita Tanahbumbu
Traffic Light Rusak, Aki PJU Raib, Persimpangan Sarigadung Rawan Kecelakaan
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu MP Wisnu mengungkapkan, pihaknya menempatkan seorang petugas di persimpangan jalan lingkar 30, KM 6
Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu MP Wisnu mengungkapkan, pihaknya menempatkan seorang petugas di persimpangan jalan lingkar 30, KM 6, Desa Sarigadung, Kabupaten Tanahbumbu.
Menurut Wisnu penugasan petugas Dishub yang sebelumnya bertugas di salah satu titik rawan kecelakaan, upaya mengantisipasi kecelakaan terjadi di persimpangan desa Sarigadung.
Penempatan salah seorang petugas ini, sambung Wisnu, terutama pada jam-jam padat.
Saat jam sekolah (pagi) dan jam pegawai pulang kantor (sore).
"Selain juga tetap mengimbau kepada masyarakat (pengguna) jalan tetap berhati-hati tidak ngebut, begitu melihat traffic light mati," imbau Wisnu melalui banjarmasinpost.co.id, Rabu (13/2/2019).
Baca: Jadwal Debat Capres Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo, Cek Siaran Langsung RCTI, MNC TV Hingga INews TV
Baca: Harapan Ayah Ayu Ting Ting Saat Anaknya Dikabarkan Dekat Pria Turki, Abdul Rozak: Yang Penting Setia
Baca: Foto Bayi Perempuan Raisa Sudah Tersebar, Ini Cara dan Tempat Istri Hamish Daud Melahirkan
Baca: Curhat Ibu Irish Bella Soal Tunangan Anaknya dengan Ammar Zoni, si Mantan Kekasih Ranty Maria
Baca: Singgung Soal Ayu Ting Ting, Ivan Gunawan Dipukul Rossa Pakai Bantal Saat Menanyakan Perasaannya
Sekadar diketahui, upaya mengantisipasi terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan jalan lingkar 30, Km 9, desa Sarigadung, dilakukan mulai Desember 2018 lalu.
Lantaran tidak berfungsinya traffic light di persimpangan jalan tersebut, rusak akibat komponen alat disambar petir terjadi pada beberapa bulan lalu.
"Awal-awalnya error dulu. Kemudian disambar petir lalu total mati," jelas Wisnu kepada banjarmasinpost.co.id dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Tak cuma traffic light, sebanyak lebih kurang 20 buah penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya di kawasan jalan lingkar 30 banyak mati.
Tidak berfungsi lagi lantaran aki dan beberapa alat lainnya yang menempel di PJU hilang, diduga dicuri.
"Ternyata mahal juga, perbiji aki (batrai) sekitar Rp 8 jutaan," jelas Wisnu.
Karena menjadi kewenangan pihak provinsi, persoalan tersebut sudah disampaikan ke dinas terkait di provinsi. Permohonan perbaikan traffic light dan belasan buah PJU.
Sudah mendapat respon dinas terkait di provinsi yang masih menunggu anggaran pemeliharaan tahun ini turun.
"Secepatnya akan diperbaiki menunggu dana pemeliharaan provinsi," tandas Wisnu kepada banjarmasinpost.co.id.
Terpisah, Alfian salah seorang warga mengakui, sejak beberapa pekan ini traffic light di persimpangan desa Sarigadung tidak berfungsi.
"Harapannya mudahan cepat diperbaiki, karena sangat membantu mengantisipasi kecelakaan," singkatnya.
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kepala-dinas-perhubungan-kabupaten-tanahbumbu-mp-wisnu.jpg)