Serambi Mekkah

Jamin Kehigienisan Makanan Jelang Haul Guru Sekumpul, Ini yang Dilakukan Pemkab Banjar

Pemerintahan Bupati Banjar H Khalilurrahman tak cuma konsentrasi mengembangkan sektor pertanian, pendidikan, dan klesehatan.

Jamin Kehigienisan Makanan Jelang Haul Guru Sekumpul, Ini yang Dilakukan Pemkab Banjar
banjarmasin post group/idda royani
SOSIALISASI - Petugas BPOM didampingi Dirut PD Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah melakukan sosialisasi kepada kalangan pedagang tentang pentingnya menghindari bahan kimia berbahaya pada makanan dan minuman 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintahan Bupati Banjar H Khalilurrahman tak cuma konsentrasi mengembangkan sektor pertanian, pendidikan, dan klesehatan. Lebih dari itu peredaran makanan/minuman di pasaran pun turut diperhatikan.

Apalagi tak lama lagi Kota Martapura bakal disesaki ribuan orang dari berbagai penjuru Indonesia yang ikut menghadiri haul ke-14 Guru Sekumpul pada 9-10 Maret mendatang. Karena itu, Pemkab Banjar memandang perlu meningkatkan jaminan kesehatan dan kehigienisan makanan dan minuman yang dijual kalangan pedagang di kota ini.

Guna mewujudkan hal itu, Kamis (14/02/2019) pagi, dilaksanakan pengujian sejumlah sampel bahan pangan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin. Kegiatan ini difasilitasi Dinas Kesehatan Banjar dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah.

Pengujian sampel bahan pangan tersebut digelar di halaman Pasar Blauran di belakang terminal angkutan kota di kawasan Jalan A Yani, Martapura. Pejabat Dinas Kesehatan Banjar diwakili oleh Kasi Penyehatan Lingkngan Rusmiati Agustina. Sementara pihak PD Pasar Bauntung Batuah langsung dihadiri Direktur Utama Rusdiansyah.

Sebanyak 35 sampel bahan pangan yang diuji oleh lima orang petugas BPOM Banjarmasin. Mulai bahan pangan padat hingga cair, antara lain pentol, tahu bakso, mie bakso, mie yamin, pempek, lontong, kerupuk/opak, ikan asin telang, ikan peda, saus tomat, terasi, cumi-cumi basah, bleng (pengembang bahan makanan).

UJI SAMPEL- Petugas BPOM Banjarmasin melakukan pengujian sejumlah sampel bahan pangan di Martapura, Kamis (14/02/2019).
UJI SAMPEL- Petugas BPOM Banjarmasin melakukan pengujian sejumlah sampel bahan pangan di Martapura, Kamis (14/02/2019). (banjarmasin post group/idda royani)

"Kegiatan pengujian sampel bahan pangan ini dilakukan bukan hanya untuk menjamin kehigienisan makanan pada momen haul Guru Sekumpul nanti, tapi memang perlu dilakukan untuk memastikan semua makanan dan minuman yang dijajakan di pasar di Martapura benar-benar sehat dan aman dikonsumsi," ucap Rusdiansyah.

Melalui upaya tersebut setidaknya kalangan pedagang juga kian melek informasi mengenai pentingnya memperhatikan kebersihan dan kesehatan serta kehigienisan barang yang dijual. Dengan begitu secara sadar akan berhati-hati dalam membeli bahan pangan atau mengolah makanan sehingga terhindari dari bahan kimia berbahaya seperti boraks, formalin, dan rodamin.

Ketiga jenis bahan kimia berbahaya tersebut kadang masih digunakan pedagang atau produsen bahan pangan karena mampu membuat produk menjadi lebih tahan lama serta menarik dipandang mata. Hasil pengujian oleh BPOM juga masih menemukan adanya ketiga jenis bahan kimia ini pada empat sampel bahan pangan yang umumnya berasal dari daerah lain.

Sosialisasi tentang pentingnya menghindari penggunaan bahan kimia berbahaya juga akan terus diintensifkan oleh Dinas Kesehatan Banjar serta oleh PD Pasar Bauntung Batuah. Melalui upaya terpadu tersebut diharapkan dari waktu ke waktu makanan dan minuman yang beredar di pasaran di Kabupaten Banjar kian sehat dan higienis. (*/Aol)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved