Berita Tanahlaut

Inovasi Dokter Cantik Tanahlaut, Ikan Lundu Diolah Abon Atasi Gizi Buruk Balita

Abon Ikan Lundu atau ikan Keting olahan dokter cantik Rahmah Erfa Qorina ini mampu meningkatkan berat badan balita dari batas garis merah.

Inovasi Dokter Cantik Tanahlaut, Ikan Lundu Diolah Abon Atasi Gizi Buruk Balita
istimewa/ Kiriman Dokter Ramah
Dokter Rahmah memberikan pelatihan cara mengolah abon atau rabuk dari ikan lundu atau ikan Keting bagi kader posyandu di Puskesmas Padangluas, Kurau, Tanahlaut, Minggu (17/2/2019) 

Dari hasil penelitian itu, daging ikan lundu diolah menjadi abon atau rabuk ikan, kerap warga setempat menyebutnya khusus konsumsi balita.

Selama satu bulan melalui alat evaluasi yang dirancangnya diberi nama Bunda Siti kependekan dari Buku Panduan Pemantauan Status Gizi yang menjadi pegangan petugas medis.

Baca: Intip Sosok Anisha Dasuki & Tommy Tjokro Moderator Jelang Debat Capres Kedua Pilpres 2019, Cakep!

Baca: Rundown Lengkap Debat Capres Kedua Pilpres 2019 antara Joko Widodo vs Prabowo Subianto, Ada 6 Segmen

Dari 11 balita yang gizinya masuk zona merah dimonitor dalam satu bulan ini disarankan mengonsumsi abon ikan Lundu olahan Rahmah, sekitar tujuh anak mengalami peningkatan berat badan.

Selebihnya, balita yang belum meningkat berat badannya karena memiliki banyak faktor, tetap dicatat diantara ada yang tidak suka makan abon ikan, orangtunya kurang aktif membujuk anaknya untuk makan.

Kini Rahmah memproduksi abon ikan Keting dibantu para kader Posyandu Desa Padangluas bernama Posyandu Peduli Gizi Balita, pembentukan kelompok sayang ibu balita BGM (Bawah Garis Merah).

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved