Berita HSS

Jalan dan Jembatan di Desa Terpencil, Jadi Prioritas Pembangunan Daha Barat di Musrenbang

Camat Daha Barat, Kusairi menyatakan, telah menerima 73 usulan pembangunan dari seluruh desa di Kecamatan yang dimpimpinnya.

Jalan dan Jembatan di Desa Terpencil, Jadi Prioritas Pembangunan Daha Barat di Musrenbang
banjarmasin post group/ hanani
Kantor Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Camat Daha Barat, Kusairi menyatakan, telah menerima 73 usulan pembangunan dari seluruh desa di Kecamatan yang dimpimpinnya.

Namun dari sejumlah usalan tersebut, disepakati 21 program sebagai priorotas pembangunan di Kecamatan Daha Barat sampai 2020 mendatang, pada musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) beberapa waktu lalu.

Menurut Kusairi, usul yang menjadi prioritas tersebut antara lain peningkatan atau perbaikan jalan dan jembatan di Desa S Gantung dan Desa Baru, perbaikan jalan poros Bajayau, Bajayau Tengah serta pemeliharaan jalan dan jembatan di Desa Samuda menuju Bajayau. Sedangkan di bidang pendidikan, berupa perbaikan jalan dan rehabilitasi beberapa gedung sekolah.

"Ada beberapa usulan yang telah ditindaklanjuti kepala desa dengan menggunakan dana desa. Di antaranya pembelian satu unit mesin pemadamkebakaran portable, untuk masing-masing desa di Daha Barat dengan tujuan sebagai antisipasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,"kata Kusairi.

Baca: Inovasi Dokter Cantik Tanahlaut, Ikan Lundu Diolah Abon Atasi Gizi Buruk Balita

Aspirasi warga yang menginginkan pengadaan fasilitas pendukung pertanian, kata Camat, juga sudah ditindaklanjuti bersama Kades Bajayau Tengah. Melaui dana desa, sudah dibuat akses jalan sungai pertanian sepanjang empat kilometer untuk kepentingan pertanian yang luasnya ratusan hektar.

"Juga telah dianggarkan alat bantu untuk jaringan internet untuk kepentingan desa, khususnya bidang pelayanan masyarakat. Tujuannya mendukung visi dan misi pemerintah dari sisi teknologi. "Di bidang perikanan, dianggarkan alat tangkap ramah lingkungan untuk penangkap ikan. Alat ini diberikan kepada yang mau bekerjasama menyerahkan alat setrum kepada pemerintah,"jelas Kusairi lagi.

Bupati HS0 H Achmad Fikry, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan pembangunan desa yang telah ditangani pemerintah desa.

Fikry berharap, Musrenbang jadi ajang menyerap aspirasi yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat desa di seluruh kecamatan dan rangka mencapai visi misi lima tahun ke depan, yaitu mewujudkan masyarakat kabupaten HSS yang cerdas, inovatif,Teknologis, dan Agamsi menuju kesejahteraan dunia dan akhirat.

Baca: Sosok Ini Sebut Debat Capres Kedua Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo Akan Berjalan Menarik

Melalui Musrenbang, tiap komponen masyarakat mengajukan program yang mengacu pada RPJMD 2018 - 2023. Sementara fokus program Pemkab HSS sendiri, menekan angka kemiskinan.

"Kepala desa harus memiliki data beberapa warganya yang perlu disejahterakan di wilayah masing-masing. Bagi warga lansia dan tak produktif, diberikan bantuan. Sedangkan bagi yang masih mampudiberi bantuan untuk meningkatkan usaha produktif sesuai kemapuannya,"kata Bupati. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved