Berita Tanahbumbu

Camat Mentewe Akui Ada Beberapa Jembatan Rusak, Berharap ini dari Pemerintah

Camat Mentewe, Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanabumbu, Sulhadi menyatakan, ada beberapa infrastruktur jembatan perlu perhatian pemerintah terkait.

Camat Mentewe Akui Ada Beberapa Jembatan Rusak, Berharap ini dari Pemerintah
banjarmasin post group/ man hidayat
Jembatan rangka baja dan berlantai kayu ulin tersebut kembali mengalami kerusakan yang parah. Berulang kali, warga dan muspika kecamatan Mentewe melakukan perbaikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Camat Mentewe, Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanabumbu, Sulhadi menyatakan, ada beberapa infrastruktur jembatan perlu perhatian pemerintah terkait.

Pasalnya, jembatan menjadi akses masyararakat.

Infrastruktur tersebut di antaranya sekaligus menjadi akses perhubung masyarakat dua kabupaten yaitu, Kabupaten Tanahbumbu dan Banjar.

"Ada 10 titik kalau gak salah yang kondisi jembatannya mulai rusak. Ada mendapat laporan, belum ke sana karena baru sebulan di sini (menjabat). Nanti mau mengecek," kata Sulhadi kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (18/2/2019).

Sulhadi dikonfirmasi melalui telepon genggamnya juga tidak menepis, sekitar 10 buah jembatan di Mentewe perlu segera mendapat perhatian pemerintah.

Baca: Video Menyayat Hati Ifan Seventeen untuk Dylan Sahara Saat Ramai Dijodohkan dengan Juliana Moechtar

Baca: Viral di Sosmed, Kasatlantas Polresta Banjarmasin Tampik Remaja Pukul Polisi, Diamankan karena Ini

Baca: Cara Istri SBY, Ani Yudhoyono Bisa Sembuh dari Sakit Kanker Darah, AHY Ungkap 2 Permasalahan

Baca: Keanehan Kabar Ahok BTP dan Puput Nastiti Devi Telah Menikah Diungkap Ketua RT, Sang Ayah Sakit?

Seperti jembatan di jalan Kandangan-Batulicin, Desa Emil Baru, RT 01, Km 97, Kecamatan Mentewe, diakui Sulhadi, jembatan tersebut bakal memutus akses warga karena kondisi jembatan rusak parah.

Diperoleh informasi, parahnya kerusakan jembatan kendaraan melintas ekstra hati-hati, karena kondisi lantai jembatan banyak rusak.

Tidak jarang kendaraan seperti mobil, saat melintas dipandu warga sekitar.

"Iya itu (jembatan) di perbatasan, karena jembatan terbuat dari kayu secara periode memang diganti, diperbaiki," jelas Sulhadi.

Namun karena menjadi infrastruktur vital, pihaknya berjanji melakukan penanganan sementara khususnya jembatan yang kondisi rusak parah.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved