Berita HST

Wacanakan Tambah Unit Perpustakaan Keliling, Perpustakaan di HST Belum Ramah Difabel

Wacanakan Tambah Unit Perpustakaan Keliling, Perpustakaan di HST Belum Ramah Difabel

Wacanakan Tambah Unit Perpustakaan Keliling, Perpustakaan di HST Belum Ramah Difabel
banjarmasin post group/ eka pertiwi
Konferensi pers Dinas Perpustakaan di Kantor Bupati HST, Selasa (19/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Hingga saat ini Perpustakaan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, belum ramah bagi penyadang difabel.

Tak adanya akses bagi penyadang difabel di perpusatakaan masih menjadi kendala bagi difabel. Tak hanya itu dari 7.661 buku yang ada di perpustakaan tak ada satu pun yang menggunakan huruf braile.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan, Mardiyono, mengatakan jika ke depan pihaknya berusaha agar fasilitas difabel bisa dipenuhi.

"Kami paham itu penting. Memang ke depan ini yang akan kami lakukan," ujarnya saat konferensi pers di Kantor Bupati HST, Selasa (19/2/2019).

Tak hanya itu, perpustakaan keliling hanya ada satu unit saja. Ia pun ingin agar perpustakaan keliling bisa ditambah agar bisa menumbuhkan minat baca masyarakat.

Baca: Hasil Bhayangkara FC vs PSIS Semarang di Piala Indonesia 2018, Bayu Nugroho Ubah Skor Menjadi 0-1

Baca: LINK Live Streaming Atletico Madrid VS Juventus Liga Champions Babak 16 Besar di RCTI

Baca: Pengakuan Pemain Barito Putera Saat Tampil Bela Timnas U-22 Indonesia di Piala AFF U-22 2019

Baca: Reaksi Maia Estianty dan Mayang Sari Kala Momo Geisha Alami Hal Tak Biasa Saat 7 Bulanan

Menurutnya, keberadaan mobil operasional berupa perpustakaan keliling sangat diperlukan agar lebih bisa menjangkau tempat-tempat yang cukup jauh. Apalagi dari 169 desa tak ada satu desa yang memiliki perpustakaan.

Menurutnya, membangun perpustakaan di desa perlu anggaran yang besar. Apalagi, anggaran desa juga diperuntukan bagi infraatruktur desa.

"Makanya tahun ini kami usulkan penambahan mobil operasional untuk perpustakaan keliling," jelasnya.

Tak hanya itu pihaknya juga gencar melakukan pengumpulan arsip daerah. Khususnya, yang berkaitan dengan dokumen sejarah terbentuknya Kabupaten HST.

Kepala Bidang Pengarsipan, Supriyanto, mengatakan arsip daerah yang dikumpulkan ke depannya bisa dijadikan sebagai arsip berbasis wisata. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved