Berita Banjarmasin

97 Juta Pemilih Perempuan Terdaftar, Kemenkominfo RI Ajak Agar Suara Digunakan Secara Aktif

Interakasi antar mahasiswa dan narasumber pada acara tersebut nampak aktif. Terutama pada sesi tanya jawab.

97 Juta Pemilih Perempuan Terdaftar, Kemenkominfo RI Ajak Agar Suara Digunakan Secara Aktif
BANJARMASINPOST.co.id/isti rohayanti
Sejumlah mahasiswa ULM mengacungkan tangan untuk bertanya mengenai pemilih perempuan di acara sosialisasi Pemilu Pemilih Perempuan di Arial Barito, Banjarmasin, Kamis (21/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilih perempuan dianggap mempunyai bakat untuk mempengaruhi negara. Begitulah hal yang disampaikan oleh Ketua KPU Kota Banjarmasin, Khairunnizan saat menjawab pertanyaan mahasiswa yang menjadi peserta sosialisasi Pemilu Pemilih Perempuan di Arial Barito, Banjarmasin, Kamis (21/2/2019)

Satu mahasiswa pada acara yang digelar oleh Kementerian Kominfo RI tersebut menanyakan bagaimana menanggapi sikap seorang ibu yang menganggap satu suara mereka tidak penting.

Lantas, Khairunnizan pun mengatakan kalau satu suara pada Pemilu 2019 ini sangat penting. Begitu menentukan siapa pemimpin nantinya.

"Jadi harapannya jangan sampai golput. Satu suara sangat berarti bagi bangsa dan negara," ucapnya.

Baca: Sosok Cucu Kesayangan Istri SBY Ani Yudhoyono, Gayatri yang Buat Tersenyum Kala Sakit Kanker Darah

Baca: Flora Gracia Wakili Indonesia ke Ajang Miss Culture Internasional 2019 di Filipina

Sebagaimana temanya yakni Pemilih Perempuan, peserta yang berhadir pun merupakan perempuan, dari kalangan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalsel.

Interkasi antar mahasiswa dan narasumber pada acara tersebut nampak aktif. Terutama pada sesi tanya jawab.

Secara bergantian, Ketua KPU Kota Banjarmasin, Khairunnizan, Sekretaris IWAPI Kalsel, Sri Hidayah dan Tenaga Ahli Riset Metedologi, Otho H Hadi menjawab dan memberikan penjelasan mengenai pemilih perempuan.

Sementara itu, Kasubdit Hukum dan HAM, Henny Prastiwi mewakili Dirjen IKP Kementrian Kominfo menjelaskan perihal kegiatan. Ia mengatakan gelaran tersebut sebagai bentuk ajakan kepada para perempuan dan milenial agar menggunakan hak pilih mereka pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

"Jumlah pemilih perempuan saat ini mencapai 97 juta orang yang bisa menggunakan hak pilih mereka. Itu persentasi besar yang harus digunakan secara aktif," ucap Henny.

Pihaknya pun berharap melalui sosialisasi tersebut, ada peningkatan dan mengurangi golput. Terlebih Kemenkominfo juga bekerjasama dengan universitas yang ada di Indonesia untuk menggelar acara serupa.

Baca: Lusa, Thalia Jalani Prakarantina Putri Indonesia 2019, Asah Bakat di Atas Catwalk

Baca: 5 Fakta Gadis Banjarmasin yang Hidup Bersama 19 Kucing Liar di Jogja, Tinggal di Kamar Sempit

Dekan Fisip ULM, Asmui yang membawa mahasiswanya pada sosialisasi itu menyampaikan ada kurang lebih 200 orang mahasiswa perempuan yang menjadi peserta.

Sebutnya para mahasiswa pada perkuliahan sudah diajarkan mengenai hak memilih. Pada kegiatan itu, ia juga mengingatkan kalau memilih itu keren. Sehingga jangan sampai golput.

"Kalau salah memilih, maka resikonya lima tahun ke depan, baru bisa memilih lagi," ucapnya.

Asmui juga mengatakan, pemilih perempuan rentan bingung mengenai paslon yang akan mereka pilih. Ditambah lagi dari segi mental, prinsip perempuan yang rentan berubah. Serta banyaknya informasi yang perempuan dapatkan ketika di lingkungan membuat lebih gampang merubah pilihan.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved