Advetorial Adaro

Bertemu Si Pemalu di Kolong Jembatan Barito

Bicara destinasi wisata, Kalimantan Selatan sudah kadung identik dengan pasar terapung.

Bertemu Si Pemalu di Kolong Jembatan Barito
Dok PT Adaro untuk BPost Group
Penampakan Jembatan Barito berlatar belakang Pulau Bakut 

Beberapa dari mereka melompat ke pohon lain. Suatu momentum yang tak boleh dilewatkan tangkapan shutter kamera.

Melihat hewan langka di habitat aslinya tersebut, cukup memberikan sensasi tersendiri. Bekantan yang selama ini hanya dikenal orang awam melalui gambar-gambar di internet atau sebagai maskot Dufan, bisa dilihat begitu dekat di PulauBakut.

Mahrus menjelaskan, para bekantan yang ada di pulau ini sudah cukup terbiasa dengan kehadiran manusia, sehingga pengunjung berkesempatan untuk melihat aktivitas mereka dari jarak yang cukup dekat.

“Biasanya bekantan itu sangat pemalu, mendengar suara manusia sedikit saja kabur. Tapi yang ada di pulau ini sedikit berkurang rasa malunya. Mungkin ingin eksis juga,” kelakarnya.

Jam setengah 4 sore, syuting berakhir. Matahari sudah condong ke barat dan menyirami pulau dengan cahaya keemasan. Pemandangan terlihat semakin cantik, ditambah latar belakang Jembatan Barito yang berdiri di atas pulau. Semakin sore, semakin banyak bekantan yang terlihat. Sebagian turun ke pesisir sungai, sebagian masih di atas pohon, entah mencari makan atau sekadar leyeh-leyeh.

Sebenarnya ingin berlama-lama lagi menikmati sensasi itu. Namun kami harus segera menyeberang dan kembali ke Tanjung, sebelum hari terlalu larut. Ingin mencoba sesuatu yang baru di Kalimantan Selatan? Cobalah ke PulauBakut! (*/aol)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved