Breaking News:

Ledakan di Mal Taman Anggrek

Hanya Hitungan Detik, Tiba-tiba Terjadi Ledakan di Mal Taman Anggrek, Begini Pengakuan Karyawan

Sebelum ledakan terjadi, Yuanita dan beberapa karyawan lain mencium arom gas yang menyengat. Selain itu juga terdengar bunyi gas di sebuah pipa.

Editor: Elpianur Achmad
Capture Banjarmasin Post
Banjarmasin Post Kamis 21 Februari 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Yuanita, seorang karyawan sebuah restoran di Mal Taman Anggrek, Jakarta, sedang memasak ketika ledakan terjadi di food court Mal Taman Anggrek, Rabu (20/2) siang. Sebelum ledakan terjadi, Yuanita sempat mencium bau gas yang menyengat.

"Satu kali ledakan, tapi walau satu kali, itu satu gas saluran semuanya, jadi otomatis kena semuanya. Cepat banget. Hitungan detik meledak. Setelah itu kita semua lari," ujar Yuanita.

Sebelum ledakan terjadi, Yuanita dan beberapa karyawan lain mencium arom gas yang menyengat. Selain itu juga terdengar bunyi gas di sebuah pipa. "Saat itu kita sedang memasak, kompor sudah menyala. Tidak lama pada bilang, 'Ini bagaimana? Gasnya bunyi.' Setelah itu, hitungan detik langsung meledak, kemudian alarm berbunyi," tutur Yuanita.

Lokasi restoran tempat kerja Yuanita tidak jauh dari food court. Restorannya juga terletak di lantai IV, selantai dengan food court.

Ledakan tersebut membuat beberapa karyawan panik lalu berlarian menjauhi lokasi. Andre, karyawan restoran lainnya, menuturkan para karyawan panik oleh bunyi ledakan yang sangat kencang.

Baca: Ledakan di Mal Taman Anggrek, Karyawan Cium Bau Gas Menyengat, 7 Orang Luka

Baca: Pemprov Kalteng Bentuk Tim, Telisik Pembayaran Pajak Ribuan Alat Berat

Baca: Reaksi Aura Kasih Saat Polda Jatim yang Tangani Prostitusi Online Putar Lagu Istri Eryck Amaral

Menurut Andre, api sempat muncul setelah ledakan, namun tidak lama terjadi. Selanjutnya muncul kepulan asap putih. "Kejadiannya cepat sekali. Untung saja gas langsung kami matikan, kalau tidak, mungkin bisa meledak juga. Itu kacau semua, langsung dievakuasi," tutur Andre.

Penyebab ledakan ini adalah kebocoran pipa gas di food court Mal Taman Anggrek. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono memastikan hal tersebut. "Hasil investigasi dari Tim Gegana Polda Metro Jaya, ledakan terjadi akibat kebocoran saluran pipa gas di Depot Betawi, salah satu konter di area food court di lantai IV mal," kata Argo Yuwono.

"Sebanyak 40 gerai yang berada di area food court mengalami kerusakan berat, termasuk Depot Betawi," tambahnya.

Ledakan pipa gas di Mal Taman Anggrek mengakibatkan tujuh korban luka. Sebanyak tiga di antaranya mengalami luka bakar di atas 20 persen. Mereka harus menjalani pemeriksaan dan perawatan intensif karena mengalami luka bakar lebih dari 20 persen dan trauma inhalasi atau luka bakar di saluran pernafasan.

"Mereka dimasukkan ke ruang intensif karena trauma inhalasi. Takutnya ada pembengkakan pada saluran nafas dan luka bakarnya lebih dari 20 persen," ujar Kepala Divisi Pelayanan Medis Rumah Sakit Royal Taruma dr Elfrida Rinawaty Manurung di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat, Rabu (20/2).

Baca: Polisi Sampit Gerebek Barak Tempat Transaksi Narkoba, Ingus Simpan Sabu 7,98 Gram di Kotak Rokok

Baca: Kabar Pernikahan Syahrini-Reino Barack Kian Santer, Luna Maya Ungkapkan Duka Cita Lewat Instagram

Baca: Juventus Terancam Tersingkir di Liga Champions Usai Dikalahkan Atletico, Ronaldo dkk di Ujung Tanduk

Elfrida mengatakan luka bakar di saluran pernafasan yang dialami tiga korban tersebut bisa membuat mereka kesulitan bernafas. Elfrida tidak bisa memastikan berapa lama waktu perawatan yang akan mereka jalani.

"Kita tidak tahu karena setiap orang berbeda-beda. Ada yang cepat satu-dua hari terjadi pembengkakan di saluran nafasnya. Kami rawat di ruang intensif supaya nanti lebih intens pengawasan, observasi dan penanganan selanjutnya," kata Elfrida.

Peristiwa di Mall Taman Anggrek membuat tempat perbelanjaan di Kalsel juga waspada. General Manager Q Mall Banjarbaru Andi Indrawangsah mengatakan jangan sampai peristiwa serupa terjadi di lokasinya. Mereka pun bersikap tegas kepada tenant. " Tiap satu bulan sekali rutin cek. Kami sidak on the spot, kami cek kitchen, sambungan gas, pipa. Ini sangat penting sekali, biangnya kebakaran, selain itu Instalasi gedung juga rutin cek. Karena di restoran pakai tabung gas," katanya.

Disampaikan Andi, di Qmall ada sekitar 10 restoran dan beberapa food counter. " Tabung gas kadaluwarsa kami minta ganti. Katup kami cek, bahkan sidak dilakukan tanpa sepengetahuan pihak restoran. Ini sudah regulasi kita, kami ingin pengunjung mall nyaman dan aman," katanya. (Tribunnews/Warta Kota/jok/dit/git/ria)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved