Berita Kabupaten Banjar

Sidang Pembunuhan Levie Prisilla, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Guru Spritual Korban dan Terdakwa

Sidang lanjutan itu tanpa dihadiri suami korban dan keluarga, sedangkan terdakwa dihadirkan diruang sidang didampingi kuasa hukumnya, Rahmi Fauzi.

Sidang Pembunuhan Levie Prisilla, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Guru Spritual Korban dan Terdakwa
banjarmasin post group/ hasby
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Levie Priscilla di Pengadilan Negeri Martapura, Kamis (21/2/2019) ditunda 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Sidang lanjutan kasus pembunuhan Levie Priscilla di Pengadilan Negeri Martapura, Kamis (21/2/2019) ditunda. Majelis hakim meminta jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan saksi diluar berkas perkara bernama Habib Alex karena sebagai guru spiritual korban yang mengenalkan dengan terdakwa.

Sidang lanjutan itu tanpa dihadiri suami korban dan keluarga, sedangkan terdakwa dihadirkan di ruang sidang didampingi kuasa hukumnya, Rahmi Fauzi. Sidang siang itu dipimpini Majelis Hakim, Sutiyono, Agustinus Sangkakala dan Fiona Irnazwen.

JPU, Apriady membenarkan sidang yang dimulai pukul 13.45 wita hanya sekitar 10 menit itu akhirnya ditunda. Dia menjelaskan, majelis hakim menginginkan agar saksi Habib Alex bisa hadir dipersidangan.

Habib Alex sebagai saksi karena kapasitasnya berdasarkan keterangan salah seorang saksi, bahwa pria yang diketahui sebagai guru spiritual itu sering berkomunikasi dengan korban. Habib Alex ini juga diketahui sebagai guru spiritual dari terdakwa.

Baca: Pengamat Hukum ULM Nilai Kejati Kalsel Bisa Ambilalih Kasus Kunker Fiktif DPRD Kabupaten Banjar

Baca: Pengedar Dibekuk Subdit 2 Ditnarkoba Polda Kalsel di Sungai Gampa, 128 Gram Sabu Gagal Beredar

Baca: Flora Gracia Wakili Indonesia ke Ajang Miss Culture Internasional 2019 di Filipina

“Kami sudah melayangkan pemanggilan Jumat lalu, tetapi masih belum bisa menemukan keberadaan saksi tersebut. Tetapi tetapi kami upayakan kembali memanggil saksi yang diminta majelis hakim melalui penyidik Polsek Gambut,” katanya.

Pria yang juga menjabat Kasipidum Kejari Kabupaten Banjar itu menjelaskan, sidang ditunda Kamis depan, (28/2), dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi diluar berkas perkara. Berdasarkan keterangan terdakwa, Habib Alex ini domisilinya berpindah-pindah.

Majelis hakim melalui Humas PN Martapura, Gatot Rahardjo mengatakan, terungkap oleh salah seorang saksi yang mengatakan bahwa terdakwa ini pernah berkomunikasi dengan Habib Alex, kemudian mengenalkan antara terdakwa dengan korban.

“Sehingga majelis hakim ingin mencari tahu dan menggali lebih dalam lagi dari keterangan Habib Alex tersebut,” imbuhnya.

Jaksa Penuntut Umum terdiri dari Kasipidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar Apriady jaksa kedua, Gusti Rahmat Samudera, jaksa ketiga Irwan menjerat terdakwa dengan pasal berlapis, tersangka didakwa tiga pasal, yakni 338, 365 dan 351 namun menurut Apriady melihat dari hasil rekonstruksi tersangka bisa dijeat 338, dan sidang tetap didakwa 365 kalau niat mencuri tetapi nanti semuanya akan diungkap di persidangan dan untuk 351 penganiayaan mengakibatkan meninggalnya seseorang.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved