Menguak Cara Kerja Buzzer Medsos

Buzzer yang Bersikap Seperti ini Bikin Kerepotan Buzzer dari Tim Pemenangan Salah Satu Capres

Ruli, koordinator tim Buzzer dari tim pemenangan satu calon presiden, mengaku cukup kerepotan menghadapi militansi buzzer dari salah satu partai

Buzzer yang Bersikap Seperti ini Bikin Kerepotan Buzzer dari Tim Pemenangan Salah Satu Capres
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (22/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ruli, koordinator tim Buzzer dari tim pemenangan satu calon presiden, mengaku cukup kerepotan menghadapi militansi buzzer dari salah satu partai politik pengusung pasangan calonnya.

Seringkali buzzer dari parpol tersebut, tidak menempuh tabbayun atau cek dan ricek mengenai konten yang disebar.

"Ya gitu. Militansi yang lebih sering merepotkan. Mereka jarang ngecek soalnya," kata Ruli.

Buzzer militan tersebut, biasanya menyebarkan konten secara sporadis yang kontennya menjelekkan kubu lawan, apapun bentuknya.

Baca: Pemilu 2019, Ladang Uang Buzzer Medsos, Hoaks atau Tidak, yang Penting sudah Kerja

Baca: Ini Kelanjutan Hubungan Aaliyah Massaid dan Putra Bungsu Maia Estianty dan Ahmad Dhani, Dul Jaelani

Baca: Santer Kabar Pernikahan Syahrini & Reino Barack, Luna Maya Malah Foto Bareng Cowok Romantis Ini

Baca: Jawaban Mengejutkan Adik Ahok Saat Disebut Tak Restui Pernikahan BTP dengan Puput Nastiti Devi

Saat didebat kubu lawan, Buzzer militan itu keluar dari isu yang sebelumnya ia jabarkan.

Ia pun menyadari hal tersebut dan menjadi kritik kepada tim pemenangannya karena ada tuduhan hoaks dari kubu lawan.

"Pokoknya jelek aja. Tapi, kalau lagi menyebarkan yang kita mau, mereka sangat membantu," ucap Ruli.

Tim pemenangan yang diikutinya menyewa Buzzer profesional untuk ikut berperang dalam Pertarungan Udara selama Pilpres 2019.

"Ada. Kita sudah bayar di awal. Jadi, sekarang tidak ada bayar-bayar lagi," jelasnya.

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved