Menguak Cara Kerja Buzzer Medsos

Menduga Dilakukan Relawan, TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin Mengaku Tidak Pernah Menyewa Tim Buzzer

Terkait adanya jasa buzzer, tim sukses dua pasangan calon presiden mengatakan tidak terlibat, termasuk dalam hal pendanaan.

Menduga Dilakukan Relawan, TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin Mengaku Tidak Pernah Menyewa Tim Buzzer
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (22/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Terkait adanya jasa buzzer, tim sukses dua pasangan calon presiden mengatakan tidak terlibat, termasuk dalam hal pendanaan.

Ketua Gugus Tugas Kampanye Direktorat Program Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Garda Maharsy, menjelaskan pihaknya tidak mendanai buzzer secara profesional di luar dari tim pemenangan.

Garda mengatakan orang yang dipekerjakan secara profesional adalah orang-orang yang ada di balik akun resmi tim pemenangan TKN yang sudah terdaftar.

Di luar itu, tidak ada alokasi dana.

Baca: Pengakuan Pilu Luna Maya di Tengah Kabar Syahrini dan Reino Barack Menikah Hari Ini di Jepang

Baca: Pemilu 2019, Ladang Uang Buzzer Medsos, Hoaks atau Tidak, yang Penting sudah Kerja

Baca: Jawaban Mengejutkan Adik Ahok Saat Disebut Tak Restui Pernikahan BTP dengan Puput Nastiti Devi

Baca: Tradisi Memberi Makan Siluman Buaya Ternyata Masih Ada Bahkan di Pusat Kota Banjarmasin

Baca: Tangisan Denada Saat Jokowi & Iriana Jokowi Temui Shakira Aurum Usai Jenguk Istri SBY, Ani Yudhoyono

"Saya rasa tidak ada. Kami juga tidak pernah menyewa tim buzzer mana pun dari luar," katanya.

Namun Garda menduga bisa saja hal tersebut dilakukan relawan dan masyarakat yang memiliki kecintaan dengan pasangan calon Jokowi-Maruf.

Para relawan tersebut, dibebaskan untuk mencari dana secara mandiri dalam melakukan gerakannya.

"Kalau ada relawan yang mau, ya silakan. Tapi, kalau dana dari kami tidak ada," ucapnya.

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved