Berita Regional

2 Anggota Ditlantas Polda Kaltim Dicopot Dijadikan Bintara Gara-gara Cari-cari Kesalahan Sopir Truk

Dua polisi lalu lintas tersebut terbukti melanggar aturan, lanjutnya, lantaran menindak di luar batas kewenangan polisi.

2 Anggota Ditlantas Polda Kaltim Dicopot Dijadikan Bintara Gara-gara Cari-cari Kesalahan Sopir Truk
HO / POLRES BALIKPAPAN
Anggota polisi menilang sopir truk bermuatan cabai yang dianggap melakukan pelanggaran lalu lintas, saat melintas di Jalan Poros Balikpapan - Samarinda, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 56, tepat di kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BALIKPAPAN - Video tilangnya terhadap sopir truk cabai jadi viral di media sosial, dua polisi patroli jalan raya dari Ditlantas Polda Kalimantan Timur dicopot dari jabatan. Kedua polisi melakukan tilang truk bermuatan cabai di jalan poros Samarinda- Balikpapan beberapa waktu lalu.

"Kami sudah lakukan tindakan. Sudah kami periksa dan kami copot dia, jadikan bintara di Polda. Saya berharap tak ada lagi polisi seperti ini. Nyari-nyari kesalahan masyarakat," ungkap Kapolda Kalimantan Timur Irjen Priyo Widyanto, Kamis (21/2/2019).

Dilansir dari Kompas.com, dua polisi lalu lintas tersebut terbukti melanggar aturan, lanjutnya, lantaran menindak di luar batas kewenangan polisi.

"Pemeriksaan dokumen angkutan barang itu tugas Dishub. Mereka tak berdinas di PJR, tarik ke Polda," tuturnya.

Priyo menegaskan, keduanya tak melakukan pungutan liar dalam insiden tersebut seperti yang ramai diberitakan.

"Masyarakat hanya tak terima karena ditilang. Dia tak merasa bersalah ditilang. Kami sudah bantu dia, tilangnya ditarik," ucapnya.

Baca: CPNS Ini Kirim Surat ke Presiden Jokowi karena Dinyatakan Gugur, Padahal Sudah Lulus Tes SKD & SKB

Baca: Prabowo Tahan Tangis Saat Terima Celengan Gadis Kecil, Jawa Gendis : Biar Bapak jadi Presiden

Baca: Konsep Prewedding Tak Biasa Ammar Zoni & Irish Bella, Eks Ranty Maria & Giorgino Abraham Lakukan Ini

Dia pun mengimbau masyarakat agar tak perlu takut bila ada razia kepolisian di jalan. Bila merasa membawa dokumen kendaraan lengkap dan tak melakukan pelanggaran, masyarakat bisa bersikap tenang.

"Masyarakat tak perlu takut. Kenapa polisi datangi itu (insiden) karena ada kecurigaan. Kalau merasa lengkap, lalu ada razia, jalan saja. Ini dia berhenti di jarak tertentu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, video tentang aksi sopir truk bermuatan cabai protes kepada polisi yang menilangnya ramai di media sosial. Dia tak terima ditilang polisi lantaran menganggap tak melakukan pelanggaran lalu lintas saat melintas di Jalan Poros Balikpapan-Samarinda, Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 56, tepat di kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara.

Dari pengakuan sang sopir, surat dan dokumen kendaraan lengkap sehingga dia merasa tak melanggar aturan jalan. Muatan kendaraannya hasil kebun berupa cabai.

Polisi yang diketahui merupakan anggota PJR Polda Kaltim tersebut adu argumen dengan sopir truk tersebut.

Sang sopir kekeuh tak terima ditilang lantaran merasa tak menyalahi aturan, sedangkan sempat telontar dari mulut aparat bahwa kesalahannya adalah membawa cabai tanpa disertai dokumen. (Tribunkaltim.co)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved