Berita Kabupaten Banjar

Kalangan Sopir Pal 6 Dukung Pengoperasionalan Terminal TGB, tapi Minta Aparat Lakukan Hal Ini

Sementara itu armada pelat kuning hanya diperkenankan mengangkut dan menurunkan penumpang di terminal atau di jalur trayek.

Kalangan Sopir Pal 6 Dukung Pengoperasionalan Terminal TGB, tapi Minta Aparat Lakukan Hal Ini
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Yaser Arafat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kalangan sopir atau pengemudi angkutan kota antarprovinsi (AKAP) dan angkutan kota dalam provinsi (AKDP) yang selama ini beraktivitas di Terminal Pal 6 Banjarmasin umumnya mendukung pengoperasionalan Terminal Tipe A Gambut Barakat (TGB) di kawasan Jalan A Yani Kilometer 17, Gambut, Kabupaten Banjar.

Hal itu setidaknya diungkapkan dua orang pengemudi AKAP kepada pers di sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengemudi AKAP dan AKDP di lantai dua gedung TGB, Senin (25/02/2019).

"Pada prinsipnya kami mendukung. Namun kami meminta kepada pemerintah dan aparat, sebelum kami diminta pindah ke TGB, tolong tertibkan dulu taksi-taksi pelat hitam," ucap Abdul Manan dari PO Riyanang Jaya.

Ia mengatakan hingga saat ini masih cukup banyak armada angkutan pelat hitam yang beroperasi. Bahkan, di antara mereka terang-terangan standby di tepi jalan poros seperti di kawasan Jalan A Yani.

Baca: Deretan Ucapan Selamat Nikahan Syahrini & Reino Barack, Nikita Mirzani Hingga Sahabat Maia Estianty

Baca: Bertatap Mula dengan Para Sopir di Terminal Gambut Barakat (TGB), Kadishub Kalsel Minta Hal Ini

Keberadaan angkutan penumpang pelat hitam tersebut, sebut Manan, secata nyata menurunkan pendapatan para pengemudi resmi (pelat kuning). Pasalnya armada pelat hitam mematok tarif yang hampir sama dan antarjemput hingga di rumah penumpang/tujuan.

Sementara itu armada pelat kuning hanya diperkenankan mengangkut dan menurunkan penumpang di terminal atau di jalur trayek. "Jelas saja masyarakat memilih mereka karena tak perlu ngojek lagi ke terminal. Ini yang merugikan kami para sopir angkutan resmi," tandasnya.

Dikatakannya, saat ini tarikan penumpang sepi. Sehari kadang cuma dapat lima orang penumpang. "Apalagi jika nanti kami harus ke TGB. Apakah mau penumpang misalnya dari Banjarmasin ngojek ke TGB yang ongkosnya Rp 20 ribu?" ucap Manan.

Senada diutarakan pengemudi AKAP dark PO Yessoe jurusan Banjarmasin-Palangmaraya, Yaser Arafat. "Penumpang biasa saja, rata-rata kursi terisi hanya 70 persen," sebutnya.

Ia juga mengaku risau tarikan penumpang makin sedikit ketika nanti harus pindah ke TGB yang jaraknya dari Kota Banjarmasin lumayan jauh yakni 17 kilometer. "Tapi pada intinya saya siap memdukung peraturan pemerintah," tegasnya.

Baca: Inafis Cek Lokasi Penemuan Mayat di Wilayah Hukum Polsek Binuang

Baca: Jelang MotoGP 2019, Tes Pramusim Qatar, Marc Marquez Mulai Merasa Optimistis

Menurutnya pemindahan aktivitas AKAP dan AKDP dari Terminal Pal 6 di Jalan A Yani Km6 Banjarmasin ke TGB di Jalan A Yani Km 17 cukup baik. "Niat pemerintah kan tentu baik, memperluas kota. Tapi memang mesti dibarengi persiapan yang matang dari semua aspek agar semua pihak nyaman. Kami sebagai sopir nyaman, begitu juga penumpang," tandasnya.

Pada rapat dengan instansi lintas sektor, pekan lalu, yang diinisasi Balai Pengelola Tramsportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Kalimantan Selatan, persoalan angkutan penumpang pelat hitam juga sempat mengemuka.

Namun semua petinggi instansi lintas sektor yang hadir saat itu menegaskan persoalan angkutan penumpang pelat hitam tersebut merupakan hal berbeda. Masalah ini tetap akan ditangani, namun pengoperasionalan TGB juga tetap harus segera direisasikan.

"Antara pengoperasional TGB dan adanua aktivitas angkutan penumpang pelat hitam, itu hal berbeda. Jadi, masing-masing tetap akan dijalankan. Penertiban armada pelat hitam itu akan dilakukan, pengoperasionalam TGB juga harus segera jalan," tegas Kepala BPTD Wilayah XV Kalsel Ardono. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved