Berita HST

Muller and Schwanner Lover's Buka Suara Teriait Geopark Meratus

Tak hanya Dayak Balian yang keberatan dengan adanya Geopark Meratus. Kini, giliran Muller and Schwanner Lover's buka suara.

Muller and Schwanner Lover's Buka Suara Teriait Geopark Meratus
Humas Pemprov Kalsel
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan pejabatlainnya dalam acara pendeklarasian Pegunungan Meratus menjadi Taman Bumi (Geopark) Nasional di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Minggu (24/2/2019). Tampil dalam acara tersebut penyenyi ibu kota Slank dan Inka Christie. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Tak hanya Dayak Balian yang keberatan dengan adanya Geopark Meratus. Kini, giliran Muller and Schwanner Lover's buka suara.

Direktur Eksekutif Yayasan Muller and Schwanner Lover's, Zaidinoor menilai Geopark Pegunungan Meratus bukan langkah tepat dan menyeluruh untuk melindungi dan menyelamatkan pegunungan meratus karena Pemprov tak melibatkan berbagai komponen masyarakat.

Dijelaskannya, sejak Kementerian ESDM mengeluarkan surat keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 441.K/30/DJB/2017 tentang Penyesuaian Tahap kegiatan (PKP2B) PT Mantimin Coal Mining (MCM) yang menaikkan status dari ekplorasi ke produksi meliputi tiga blok (Balangan, HST, dan Tabalong), Pegunungan Meratus, terutama di Hulu Sungai Tengah terancam. Menurutnya, di HST satu-satunya kawasan pegunungan meratus yang masih bertahan dari pertambangan batubara dan perkebunan kelapa sawit. Di HST pula masih tersisa satu-satunya hutan hujan tropis yang tersisa di Kalsel.

"Kini situasi semakin mengancam bagi Pegunungan Meratus ketika gugatan Walhi Kalsel kandas di Pengadilan Tata Usaha Negara di Jakarta. Kini Walhi Kalsel mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan itu. Hingga kini pula, keputusan mengenai gugatan itu masih dalam proses.Dalam situasi itu, Pemprov Kalsel kemudian mengeluarkan kebijakan pembentukan geopark Pegunungan Meratus. Pemprov mendeklarasikan Geopark" bebernya.

Baca: Dewi Perrsik Akan Kasihani Rosa Meldianti, Istri Angga Wijaya Berikan Ini

Baca: VIDEO Moratorium Izin Pertambangan Tetap Berlaku, Walhi: Geopark Bukan Solusi Selamatkan Meratus

Dibeberkannya, Mulller and Schwanner menilai, harusnya geopark adalah kawasan konservasi yang bersinergi dengan masyarakat yang berada dalam kawasan tersebut. Bukan hanya titik-titik koordinat yang ditentukan dengan pendekatan kepariwisataan.

"Kami juga meminta Pemprov mendukung secara nyata gerakan yang selama ini telah eksis di masyarakat dengan meminta Pemprov untuk meminta Kementerian ESDM mencabut izin eksplorasi Pertambangan di Hulu Sungai Tengah yang menjadi pemicu gerakan #SaveMeratus," katanya.

Tak hanya itu, ia juga meminta Pemprov Kalsel dengan segala kewenangannnya mengambil langkah yang menyeluruh untuk melindungi Meratus dari pertambangan dan perkebunan
kelapa sawit melalui Perda dan memasukkan Pegunungan Meratus dalam RTRW Prov Kalsel sebagai kawasan yang dilindungi dan bebas dari pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

Ia juga, meminta Pemprov Kalsel melibatkan berbagai pihak dalam kebijakan untuk mepertahankan dan menyelamatkan Pegunungan Meratus dan masyarakat yang tinggal di sana. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved