Kriminalitas Kabupaten Banjar

Polsek Pengaron Sudah Kepung Rumah Tersangka, Sudah Empat Kali Emat Motor Warga

Pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, Mad Da’i (24) merasakan pengapnya ruang tahanan Mapolsek Pengaron

Polsek Pengaron Sudah Kepung Rumah Tersangka, Sudah Empat Kali Emat Motor Warga
Polsek Pengaron untuk Banjarmasinpost.co.id
Mad Da’i (24) saat din Mapolsek Pengaron. Anggota Polsek Pengaron menangkapnya pada Minggu (24/2) sekitar pukul 19.00 wita 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTPURA - Pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, Mad Da’i (24) merasakan pengapnya ruang tahanan Mapolsek Pengaron. Anggota Polsek Pengaron menangkapnya pada Minggu (24/2) sekitar pukul 19.00 wita di Desa Mengkauk Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar.

Kapolsek Pengaron, Iptu Suroto melalui Kanit Reskrim, Aipda Ibnu Ismanto mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan, Mad Da’i mengaku sebagai pelaku curanmor.

Pihaknya turut meengamankan barang bukti satu buah sepeda motor Honda Scoopy di Desa Rantaunangka Kecamatan Sungaipinang.

Keterangan tersangka pula telah melakukan curanmor Satria F, di lapangan CBS Martapura, Jupiter MX warna merah, di masjid Al Karomah Martapura dan satu unit Honda Beat di minggu raya Banjarbaru.

Baca: Jadwal All England 2019 - Marcus/Kevin vs Liu Cheng/Zhang Nan di Babak Pertama Mulai 6 Maret 2019

Baca: Raffi Ahmad Merasa Tersindir Atas Ucapan Ricky Harun yang Sebut Kebahagiaan Keluarga, Karena Nagita?

“Tersangka ini sudah empat kali melakukan aksinya termasuk yang di Pengaron. Tsk sdah 4 kali trmasuk yg d pengaron. Saat kami tangkap tidak melakukan perlawanan karena rumahnya sudah kami kepung,” ucap Aipda Ibnu Ismanto, Senin (25/2).

Dia mengatakan, tersangka tertangkap atas adanya laporan masyarakat pada Sabtu (23/2) terjadj tindak pidana pencurian sekitar pukul 19.30 wita. Persisnya di Desa Pengaron RT.02 RW.01 Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar.

Korbannya adalah H Ruspandi (54) warga Desa Pengaron RT 2 kejadian bermula ketika korban ke rumah tetangga untuk selamatan, tanpa disadari korban sepeda motor Honda Scoopy yang ditaruh di teras rumah dan ternyata kunci sepeda motor masih menempel pada stop kontak, ternyata telah dibawa oleh orang.

Kemudian istri korban mendatangi H Ruspandi yang sedang mengikuti selamatan dan menyampaikan bahwa sepeda motor Scoopy DA 6413 BAM warna krem merah sudah tidak ada diteras rumah. Selanjutnya korban menghubungi anak korban untuk menanyakan sepeda motor yang dimaksud tetapi anak korban tidak mengetahui juga.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 10.000.000 dan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pengaron pada Minggu (24/2) untuk proses selanjutnya.

“Langsung kami tindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Desa Mengkauk,” imbuhnya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved