Berita Nasional

Menteri Jokowi, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan Zein Sumpah Pocong Soal Dalang Kerusuhan Mei 1998

Menteri Jokowi, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan Zein Sumpah Pocong Soal Dalang Kerusuhan Mei 1998

Menteri Jokowi, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan Zein Sumpah Pocong Soal Dalang Kerusuhan Mei 1998
kompas.com
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto usai menunaikan shalat Idul Fitri 1438 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (25/6/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menteri Jokowi, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan Zein Sumpah Pocong Soal Dalang Kerusuhan Mei 1998

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto meradang dengan tuduhan yang dialamatkan kepadanya oleh Kivlan Zein.

Wiranto dituduh sebagai dalang kerusuhan Mei 1998 oleh bekas Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zein.

Mengutip Antara, Selasa (26/2) Wiranto lantas menantang Kivlan Zein untuk membuktikan tuduhannya.

"Saya buka sekarang, yang bersangkutan pernah meminta uang kepada saya dan saya berikan. Biar semua jelas, dulu saya diam-diam saja, tapi sekarang saya buka, oleh karena itu saya berani sumpah pocong apa 1998 itu menjadi bagian dari kerusuhan itu saya, Prabowo, Kivlan Zein, sumpah pocong kita, siapa sebenarnya dalang kerusuhan itu" kata Wiranto di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, hari ini.

Baca: Indonesia Juara! Hasil Timnas U-22 Indonesia vs Thailand di Final Piala AFF U-22 2019 Skor Akhir 2-1

Baca: 2 Peluru Bersarang di Kepala Bocah Ini Usai Tertembak Senapan Angin, Begini Kondisinya

Baca: Tangis Ahmad Dhani Untuk Safeea Ahmad, Putri Sulung Dari Mulan Jameela Kala Berulang Tahun

"Tujuannya biar jelas masalahnya, jangan asal menuduh saja. Sebenarnya saya tidak heran kalau kemudian ada tuduhan-tuduhan kepada saya, saat saya bicara kebenaran. Saat saya bicara mengenai realitas yang terjadi saat ini, saat saya masuk pilpres 2004, saat saya masuk pilpres 2009, itu semua selalu diwarnai tuduhan-tuduhan kepada saya," sambung Wiranto.

Wiranto malah mengaku kasihan kepada Kivlan Zein karena selalu ngawur dan tak sesuai fakta saat berikan pernyataan.

"Karena tidak lagi melihat kenyataan yang sudah beredar di masyarakat, fakta-fakta beredar, termasuk TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) itu produkny ada, dari sana sudah helas, 1998 itu sumber kerusuhan mengarah kepada institusi mana, sudah mengarah ke figur-figur mana, ada itu," ungkap Wiranto.

Wiranto yang saat itu menjadi Panglima ABRI menilai dirinyalah yang melakukan berbagai langkah edukatif, persuasif, dialogis dengan semulah tokoh reformasi agar kekacauan segera reda.

Baca: Hasil Timnas U-22 Indonesia vs Thailand di Final Piala AFF U-22 2019, Skor 0-0 di Babak Pertama

"Bukan saya sebagai dalang kerusuhan, saya mencegah kerusuhan terjadi dan ternyata tiga hari saya sudah mampu mengamankan tensi ini. Pada 13 Mei 1998 terjadi penembakan di Trisakti, pagi hari, siangsudah terjadi kerusuhan di Jakarta pada 14 Mei kerusuhan memuncak, 14 Mei malam saya kerahkan pasukan pasukan dari Jawa Timur, pada 15 Mei pagi Jakarta sudah aman dan seluruh wilayah Indonesia sudah aman," tegas Wiranto.

Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved