Berita Tabalong

Wanita Paruh Baya di Murungpudak Kedapatan Buang Sabu di Kamar Mandi, Ini Pengakuannya ke Polisi

Wanita Paruh Baya di Murungpudak Kedapatan Buang Sabu di Kamar Mandi, Ini Pengakuannya ke Polisi

Wanita Paruh Baya di Murungpudak Kedapatan Buang Sabu di Kamar Mandi, Ini Pengakuannya ke Polisi
Dok Polres Tabalong untuk BPost Group
Sri Dewi, wanita berusia 37 tahun yang gugup melihat kedatangan anggota kepolisian. SR yang awalnya keluar kamar langsung menuju kamar mandi dan terlihat membuang sebuah barang ke kamar mandi, Senin (25/02/2019)

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Satuan Narkoba Polres Tabalong terus memburu peredaran Narkoba di Kabupaten Tabalong, melalui penyelidikan dan informasi dari masyarakat.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasat Narkoba Iptu Zaenuri mengatakan dari informasi warga terdapat warung yang sering digunakan untuk minum minuman keras di Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak.

Dan anggota langsung melakukan pemeriksaan, Sri Dewi, wanita berusia 37 tahun yang gugup melihat kedatangan anggota kepolisian.

Sri Dewi yang awalnya keluar kamar langsung menuju kamar mandi dan terlihat membuang sebuah barang ke kamar mandi, Senin (25/02/2019)

"Kami langsung amankan Sri Dewi dan melakukan pemeriksaan, dan saat memeriksa kamar mandi ditemukan barang bukti berupa potongan sedotan yang didalamnya diduga berisi sabu sabu," ujarnya.

SR tak dapat mengelak setelah barang yang sempat dibuangnya ke kamar mandi tersebut adalah barang miliknya.

Baca: Hasil Persija Jakarta vs Becamex Binh Duong di Piala AFC (AFC Cup 2019), Skor 0-0 di Babak Pertama

Baca: Pesan Roy Marten Untuk Kriteria Calon Gading Marten, Sindir Gisella Anastasia?

Baca: Ternyata Non Muslim Bisa Masuk UIN Antasari Banjarmasin, Ini Penjelasannya

Anggota Satuan Narkoba Polres Tabalong terus melakukan pengembangan. Beberapa pengunjung warung juga sempat dimintai keterangan dan digeledah, namun tidak ditemukan barang bukti lain.

"Dari pengakuan tersangka, Sri Dewi sebelum tertangkap juga telah menikmati sabu-sabu di daerah Amuntai, kami juga mengamankan barang bukti satu buah telepon genggam" ujarn Iptu Zaenuri.

Warung tersebut memang sudah beberapa kali dilakukan penggeledahan karena adanya kecurigaan namun belum mendapatkan barang bukti. Hingga pada penggerebekan ini ditemukan diduga sabu seberat 0.1 gram.

Baca: LIVE STREAMING RCTI Timnas U-22 Indonesia vs Thailand, Siaran Langsung Final Piala AFF U-22 2019

Iptu Zaenuri mengimbau kepada warga Kabupaten Tabalong untuk segera melakukan pelaporan jika melihat adanya aktifitas mencurigakan disekitar lingkungan tempat tinggal.

"Kita bekerjasama dengan warga untuk memaksimalkan upaya pemberantasan Narkoba di Tabalong, informasi dari masyarakat sangat membantu, kita perlu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, anggota keluarga dan pertemanan," ujarnya. 

(banjarmasinpost.co.id / Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved