Breaking News:

B Focus Pesisir

Ada Kapal yang Menggunakan Bom Ikan, Nelayan Kalsel pun Takut Mendekat

Sementara itu, Herman, nelayan dari Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, sering menemui nelayan luar Kalsel

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Rabu (27/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sementara itu, Herman, nelayan dari Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, sering menemui nelayan luar Kalsel yang menggunakan jala jenis cantrang.

“Jaring kami robek dan mereka langsung pergi. Kapal mereka lebih cepat. Apalagi kalau ada yang pakai bom ikan, kami tak berani mendekat," ungkapnya.

Harapannya hanya satu, perlu ada pengaturan wilayah. Sebab, semuanya sama-sama mencari rezeki.

Baca: Ketika Jodoh Ditemukan, Haji Jumberi Pun Bermain Dengan Angka-angka Demi Jodoh yang Terbaik

Baca: SAH! Syahrini & Reino Barack Resmi Suami Istri, Undangan Akad Nikah Incess & Eks Luna Maya Bocorkan

Baca: Ahmad Dhani Akan Bebas 3 Hari Lagi, Pengacara Suami Mulan Jameela Sebut Alasan dan Syaratnya

“Kami minta, pemerintah bisa memberikan solusi,” harap dia.

Kepala Dinas Perikanan Kotabaru, Muchran Rasyid, saat dikonfirmasi, kapal yang menggunakan jaring jenis cantrang memang tidak dibenarkan di wilayah Kalsel.

"Di luar wilayah itu, bukan lagi kewenangan kami. Sekarang ini untuk kelautan, kewenangan Pemerintah Provinsi Kalsel dan Kementerian Kelautan," imbuh Muchran.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved