Pilpres 2019

Penjelasan Resmi Kemendagri Soal Polemik KTP El WNA, Pastikan Tak Dapat Memilih di Pilpres 2019

Penjelasan Resmi Kemendagri Soal Polemik KTP El WNA, Pastikan Tak Dapat Memilih di Pilpres 2019

Penjelasan Resmi Kemendagri Soal Polemik KTP El WNA, Pastikan Tak Dapat Memilih di Pilpres 2019
(Kompas)
Blangko KTP elektronik yang diperoleh dari transaksi dalam jaringan, yakni melalui Tokopedia. Blangko itu pun teridentifikasi telah dilakukan personalisasi, salah satu tahap proses pencetakan data di dalam chip KTP-el. Per Jumat (30/11/2018), Tokopedia telah menindak lanjuti penjual itu setelah menerima laporan Kompas. 

Pada ayat 4 yang menyebutkan bahwa "Orang Asing sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib melaporkan perpanjangan masa berlaku atau mengganti KTP-el kepada Instansi Pelaksana paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal masa berlaku Izin Tinggal Tetap berakhir.

Sedangkan di Pasal 64 ayat a dan b, dijelaskan bahwa KTP elektronik bagi WNI masa berlakunya seumur hidup. Sedangkan KTP elektronik bagi Orang Asing masa berlakunya disesuaikan dengan masa berlaku Izin Tinggal Tetap. 

Dalam ketentuan Pasal 19 UU tersebut, Izin Tinggal Tetap adalah izin tinggal yang diberikan kepada Orang Asing untuk tinggal menetap di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.(amryono prakoso)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WNA yang Punya KTP Bakal Ikut Memilih Capres? Berikut Penjelasan Kemendagri

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved