Berita Banjarmasin

Inovasi di SMKN 5 Banjarmasin, Bikin Kompor Briket dan Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Minyak

Beberapa siswa berhasil menciptakan peratalan untuk mengubah sampah plastik menjadi bermanfaat dan bahkan ke depan bisa digunakan untuk bahan bakar.

Inovasi di SMKN 5 Banjarmasin, Bikin Kompor Briket dan Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Minyak
BANJARMASINPOST.co.id/isti rohayanti
Satu Siswa SMKN 5 Banjarmasin mencium aroma Bahan Bakar Minyak yang merupakan inovasi dari siswa dari sampah plastik, Kamis (28/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sampah plastik yang dibakar dan malah menjadi Bahan Bakar Minyak. Ya inovasi itulah yang disajikan oleh siswa SMKN 5 Banjarmasin untuk sekolahnya.

Beberapa siswa berhasil menciptakan peratalan untuk mengubah sampah plastik menjadi bermanfaat dan bahkan ke depan bisa digunakan untuk bahan bakar alat transportasi. Para siswa tersebut menciptakan bensin, solar dan minyak tanah.

Tentunya, kerena melalui proses pembakaran, aromanya pun berbeda dibanding aroma BBM pada umumnya. Hal itu dijelaskan pula oleh siswa yang berperan dalam pembuatan tersebut.

Siswa SMKN 5 Banjarmasin, M Rifai yang terlibat dalam inovasi tersebut menerangkan, alat yang dibuat oleh tim mampu menciptakan bahan bakar minyak melalui ebberapa proses.

Baca: BREAKINGNEWS : BPOM HSU Amankan 2.094 Kg Pengembang Mengandung Boraks di Pasar Amuntai

Baca: Gaji Dicicil Perusahaan, Buruh Tani Kelapa Sawit Datangi Kantor DPRD Sampaikan 10 Tuntutan

Sebagai juru bicara, ia mengatahan bahan utama dari BBm yang diciptakan yakni sampah plastik. Khususnya kantong kresek.

“Kalau pembakarannya, untuk waktu satu jam bisa menghasilkan bensin, satu jam setengah menghasilkan minyak tanah dan empat jam menghasilkan solar,” jelas Rifai saat dotemui di SMKN 5 Banjarmasin, Jalan Sutoyo S, Banjarmasin, Kalsel, Kamis (28/2/2019).

Ia menerangkan, perlu evaluasi lagi untuk alat dan proses pengolahan. Terutama pada pembakaran. Diakui siswa jurusan tekhnik ini, pembakaran yang dilakukan memang masih belum sempurna. Sehingga minyak yang dihasilkan pun masih seadanya.

Pada pembuatan BBM tersebut, dalam satu kali proses, tim pengolah menyediakan 10 kilogram kantong kresek. Dari jumlah itu, alat bisa memproduksi satu liter bensin dan empat liter solar.

Sementara ini jelasnya, BBM yang mereka olah masih belum bisa digunakan untuk alat transportasi. Namun sudah bisa difungsikan untuk alat pemotong rumput.

Selain mesin pengolah sampah plastik menjadi BBM, tim lainnya juga menmberikan inovasi kompor briket. 

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved