Berita Banjarmasin

Pemprov Kalsel Belum Bisa Umumkan Hasil Seleksi PPPK Tahap I 2019 karena Masih Tunggu Ini

Panitia Pengadaan PPPK Tahap I Pemprov Kalsel tahun 2019 belum dapat merilis pengumuman, hasil seleksi mereka.

Pemprov Kalsel Belum Bisa Umumkan Hasil Seleksi PPPK Tahap I 2019 karena Masih Tunggu Ini
capture /anjamasinpost.co.id
Banjarmasin Post Edisi Kamis (8/2/2019) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Panitia Pengadaan PPPK Tahap I Pemprov Kalsel tahun 2019 belum dapat merilis pengumuman, hasil seleksi mereka.

"Terkait hasil seleksi kompetensi dan wawancara PPPK Tahap I Pemprov Kalsel tahun 2019, kami masih menunggu penetapan dari BKN mengenai hasil seleksi kompetensi PPPK dan wawancara.

Oleh karena itu, hingga saat ini Panitia Pengadaan PPPK Tahap I Pemprov Kalsel tahun 2019 belum dapat merilis pengumuman," ucap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Perkasa Alam, Rabu (27/2/2019).

Dikatakannya, jumlah peserta ada 50 dengan rincian satu tenaga kesehatan, 31 penyuluh pertanian, 18 tenaga guru. Meski dari BKN sudah menyebut 30 persen tidak memenuhi ambang batas kelulusan, pemprov Kalsel menunggu pengolahan nilai.

"Sementara kita tunggu hasil dari Kemendikbud dan pengolahan data nilai oleh BKN," katanya.

Baca: Kepala Disdik Batola Berharap Pemerintag Turunkan Passing Grade Guru Honorer K2, Ini Alasannya

Baca: 30 Persen Peserta Seleksi PPPK Tak Lulus Passing Grade, Pemprov Tunggu BPN, Ada Opsi Sistem Rangking

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan, M Yusuf Effendi, mengatakan terkait PPPK itu proses dan mekanismenya hampir sama dengan CPNS. Ada passing grade yang terbaik itu yang diterima, mekanisme demikian jadi diharapkan kalau mereka itu hasil ranking posisi teratas gambarannya peserta itu pasti berkualitas.

"PPPK ini suatu peluang, ranking atau passing grade perlu Karena ini berhubungan dengan bagaimana kualitas pendidikan ya benar itu, " katanya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Batola Sumarji menjelaskan passing grade untuk guru honorer, yakni 65. Sementara pada saat seleksi PPPK banyak guru honor K-2 yang nilainya di bawah passing grade 65, yakni 40 dan 45. Dia pun berharap pemerintah pusat menurunkan passsing grade untuk guru honorer K-2, yakni menjadi di bawah 65.(kur/kompas)

Baca Lebih Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak atau ePaper BPost, Kamis (28/2/2019)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved