Serambi Mekkah

Setelah 15 Puskesmas, Kini 7 Puskesmas di Kabupaten Banjar Raih Sertifikat Puskesmas Terakreditasi

Sudah 22 Puskesmas di Kabupaten Banjar terakreditasi, menunjukan komitmen Bupati Banjar H Khalilurrahman dalam pembangunan dan pelayanan kesehatan

Setelah 15 Puskesmas, Kini 7 Puskesmas di Kabupaten Banjar Raih Sertifikat Puskesmas Terakreditasi
Diskominfo Kabupaten Banjar
Bupati Banjar H Khalilurrahman menerima sertifikat akreditasi puskesmas di Kabupaten Banjar, Kamis (28/2). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sudah 22 Puskesmas di Kabupaten Banjar terakreditasi, menunjukan komitmen Bupati Banjar H Khalilurrahman dalam pembangunan dan pelayanan bidang kesehatan tidaklah main-main. Bidang kesehatan sebagai salah satu sektor yang menjadi perhatian utama selain bidang pendidikan dan infrastruktur.

Salah satu buktinya adalah jumlah puskesmas yang terakreditasi sudah mencapai 94 persen atau 22 puskesmas dari 24 puskesmas yang ada di daerah ini. Kini tinggal dua puskesmas saja yang belum lulus akreditasi.

Diruang Direktorat Akreditasi Ditjen Mutu dan Pelayanan Kesehatan, Kantor Kementerian Kesehatan RI di Jakarta Selatan, sebanyak tujuh puskesmas kembali menyandang predikat puskesmas akreditasi menyusul 15 puskesmas sebelumnya, setelah pada 2018 lalu melalui tahapan penilaian, Kamis (28/2).

Bupati Banjar H Khalilurrahman sendiri yang menerima sertifikat akreditasi tersebut dari Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Dewi Irawaty dari Direktorat Mutu Akreditasi Puskesmas Kementerian Kesehatan RI. Pria yang akrab disapa Guru Khalil itupun bersyukur karena tujuh puskesmas di Kabupaten Banjar terakreditasi, dari 24 puskesmas, total sampai 2018 sudah 22 puskesmas yang terakreditasi.

Guru Khalil pun mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan atas bantuan dan dukungan anggaran kesehatan untuk Kabupaten Banjar. Bidang kesehatan ini menjadi salah satu sektor yang utama menjadi perhatian dimasa kepemimpinannya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang telah menunjukkan semangat dalam memperbaiki kwalitas pelayanan bidang kesehatan.

Bupati Banjar H Khalilurrahman menerima sertifikat akreditasi puskesmas di Kabupaten Banjar, Kamis (28/2).
Bupati Banjar H Khalilurrahman menerima sertifikat akreditasi puskesmas di Kabupaten Banjar, Kamis (28/2). (Diskominfo Kabupaten Banjar)

Saat menerima akreditasi, Guru Khalil didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, HM Farid Soufian serta para kepala puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah menjelaskan ketujuh puskesmas yang menerima akreditasi adalah Puskesmas Aranio, Paramasan, Simpang Empat 1, Beruntungbaru, Sungaipinang, Telagabauntunf dan Puskesmas Tatahmakmur.

Terkait puskesmas akreditasi menurutnya sudah kewajiban puskesmas harus memenuhi standar dalam pelayanan. Jadi dimanapun pasien berobat, maka akan mendapat pelayanan sesuai standar pelayanan.

Dalam RPJMD Kabupaten Banjar juga memuat puskesmaa harus terakrditasi.

Meski demikian, Ikhwansyah menyampaikan puskesmas yang telah terakreditasi tidak sampai terlalu bangga, namun berikan pelayanan sesuai standar akreditasi.

Penilaian akreditasi meliputi lebih700 elemen penilaian, ada pokja UKP, UKM dan admin, semuanya dinilai oleh tim surveyor yang ditugaskan oleh tim kementerian kesehatan.

“Semoga dengan teraktriditasi puskesmas pelayanan kesehatan terus meningkat,” harapnya. (AOL/*)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved