Berita HSS

Kekurangan Dokter, Puskesmas di HSS Berlakukan Sistem ini

Bupati Hulu Sungai Selatan H Achmad Fikry mengakui, saat ini masih ada beberapa Puskesmas belum memiliki dokter tetap yang khusus ditugaskan

Kekurangan Dokter, Puskesmas di HSS Berlakukan Sistem ini
Protokol dan Kehumasan Pemkab HSS
Puskesmas Kalumpang, salah satu Puskesmas di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bupati Hulu Sungai Selatan H Achmad Fikry mengakui, saat ini masih ada beberapa Puskesmas belum memiliki dokter tetap yang khusus ditugaskan di Puskesmas bersangkutan.

Hal tersebut karena masih kurangnya tenaga dokter.

Sementara, kekurangan tersebut hendak diatasi Pemkab HSS dengan mengangkat dokter kontrak, namun terbentur moratorium.

Fikry menjelaskan, pemerintah pusat dengan moratorium tersebut sudah tidak mengizinkan lagi mengangkat tenaga kontrak baru pada 2019 ini.

Meski demikian solusi untuk mengatasi hal tersebut sudah diberikan, mengingat Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca: Melaney Ricardo Ungkap Isi Hati Luna Maya Saat Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Perlu Waktu

Baca: Kans Vanessa Angel Untuk Bebas, Polisi Belum Panggil Pengusaha Rian Pengguna Prostitusi Online

Baca: Ivan Gunawan Ajak Ayu Ting Ting Menikah dengan Gaya Pernikahan Syahrini dan Reino Barack

Baca: Link Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019 Simak Prosedur dan Persyaratannya di Sini

Baca: Jadi Juri Kontes Penyanyi Dangdut, Celetukan Raffi Ahmad Tentang Nagita Slavina dan Ayu Ting Ting

“Bagaimanapun pelayanan terhadap masyarakat itu harus diutamakan,”kata Fikry, usai membuka workshop tiga hari, dalam rangka peningkatan akreditasi beberapa puskesmas di Aula Dinkes HSS, Kamis 28 Februari 2019.

Mengenai berapa puskesmas yang masih kekurangan tenaga dokter, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes HSS, Daru Priyanto yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Jumat (1/3/2019) menjelaskan, jika nantinya SK CPNS hasil seleksi 2018 tadi diterbitkan BKN, Puskesmas yang masih tak memiliki dokter tetap adalah Padang Batung, Puskesmas Bayanan di Daha Utara, Puskesmas Sungai Pinang, serta Puskesmas Gambah.

Dijelaskan, untuk Puskesmas rawat inap, idealnya memiliki minimal dua dokter.

Namun saat ini, untuk Puskesmas rawat inap, yaitu Puskesmas Kandangan, Angkinang, Simpur dan Bajayau masing-masing baru ada satu dokter, sehingga masing-masing masih kurang satu dokter.

“Tapi dalam waktu dekat akan ada dokter CPNS yang mengisi kekosongan di puskesmas rawat inap tersebut. Sedangkan puskesmas yang kosong, per 1 Maret sudah ada penugasan dari kepala Dinas Kesehatan,”kata Daru.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved