Memahami Arti Akreditasi Rumah Sakit

Inilah Penyebab Turunnya Nilai Akreditasi RSUD Ulin Banjarmasin, Ternyata Masalah Ini Paling Dominan

Turunnya nilai akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin dari bintang lima berstatus Paripurna menjadi bintang tiga

Inilah Penyebab Turunnya Nilai Akreditasi RSUD Ulin Banjarmasin, Ternyata Masalah Ini Paling Dominan
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Loket Pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Turunnya nilai akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin dari bintang lima berstatus Paripurna menjadi bintang tiga, tak di biarkan begitu saja oleh manajemen RSUD Ulin Banjarmasin.

Tak tinggal diam, Manajemen RSUD Ulin Banjarmasin bersama Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kunjungi markas Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Dari hasil konsultasinya, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr H Suciati menjelaskan, KARS setuju untuk melakukan akreditasi ulang terhadap RSUD milik Pemerintah Provinsi Kalsel tersebut.

"Kami sudah mengajukan perbaikan tanggal 22 sampai 23 April mendatang ke KARS,” kata dr Hj Suciati Senin (25/2/2019).

Baca: Dua RSUD Milik Pemprov di Kalsel Kehilangan Status Akreditasi Bintang Limanya, Ini Langkah Manajemen

Baca: Perang Luna Maya Vs Istri Reino Barack Syahrini Makin Hot, Iis Dahlia & Melaney Ricardo Bikin Keruh?

Humas RSUD Ulin Banjarmasin, Yan Setiawan menyatakan, dari hasil evaluasi KARS terhadap RSUD Ulin Banjarmasin yang nyatakan penurunan nilai akreditasi pihaknya langsung melakukan evaluasi internal.

"Itu kan ada 16 indikator penilaian KARS, langkahnya ada 5 Pokja yang akan diremedial pada akreditasi ulang nanti," kata Yan.

Diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Lutfi Syaifuddin, dari keterangan KARS penyebab penurunan nilai akreditasi RSUD Ulin Banjarmasin lebih banyak terkait aspek administrasi dan rekam medik.

Saat ini menurutnya KARS melakukan pendampingan terhadap RSUD Ulin Banjarmasin agar siap melaksanakan remedial akreditasi di Bulan April 2019 mendatang.

"Kami juga akan kawal dan dorong perbaikan aspek yang menjadi koreksi, apalagi ini terkait kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat," kata Lutfi. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved