Berita HSS

Bupati HSS Imbau Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik, Ini Tujuannya

Mengurangi banyaknya sampah berbahan plastik, Bupati Hulu Sungai Selatan H Achmad Fikry mengajak masyarakat peduli lingkungan.

Bupati HSS Imbau Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik, Ini Tujuannya
banjarmasin post group/ hanani
Tumpukan sampah plastik yang meluber ke luar area sanitary Landfill TPA Malutu di Desa Malutu, Kecamatan Sungai Raya, Hulu Sungai Selatan. Dalam rangka membenahi pengelolaan sampah di pembuangan akhir tersebut, tahun 2019 ini Pemkab HSS membangun TPA baru di Sungai Raya Selatan dan bertekat mengelola sampah lebih baik lagi sesuai standar lingkungan hidup. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -  Mengurangi banyaknya sampah berbahan plastik, Bupati Hulu Sungai Selatan H Achmad Fikry mengajak masyarakat peduli  lingkungan.

Caranya, mengurangi penggunaan kantong plastik maupun kemasan lainnya berbahan plastik sekali pakai.

Selanjutnya mengganti bahan plastik dengan bahan lainnya yang ramah lingkungan, seperti untuk bungkus bahan makanan, bisa kembali ke penggunaan daun pisang yang mudah ditemukan di pasar tradisional.  

Imbauan tersebut disampaikan Bupati saat pencanangan tidak menggunakan plastik bertepatan hari peduli sampah nasional, belum lama tadi di lapangan Dwiwarna.

Baca: Sikap Tegas Mulan Jameela, Al Ghazali & Dul Jaelani Usai Jenguk Ahmad Dhani Diantar Maia Estianty

Baca: Prediksi KH Maruf Amin dan Sandiaga Uno Soal Sikap Demokrat di Pilpres 2019 Jelang Debat Cawapres

Baca: LIVE RCTI! Link Live Streaming Everton vs Liverpool Liga Inggris Malam Ini, Tonton Pakai Cara Ini

Baca: Alasan Syahrini Tak Undang Hotman Paris Saat Dinikahi Mantan Luna Maya, Reino Barack Terungkap

Baca: Jadwal Siaran Langsung Persib Bandung vs Persebaya Surabaya Piala Presiden 2019, Reuni Djanur

“Sebagai pengganti plastik, cari bahan ramah lingkungan sesuai kreasi masing-masing,” kata Fikry. 

Disebutkan, sampah bukan musuh, melainkan bagian dari kehidupan yang harus dikelola. Dengan pengelolaan yang baik, sampah-sampah tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomis. 

Diharapkan, budaya mengurangi sampah khususnya sampah plastik yang  tak terurai dalam tanah  hendaknya dijadikan bagian budaya sehari-hari untuk mewujudkan kehidupan dan lingkungan yang sehat.

“Komitmen menjaga kebersihan  lingkungan, mulai dari lingkungan rumah,  kantor,  dan lain-lain”, kata Fikry.  Dijelaskan, Pemkab HSS sejak lama memperhatikan kebersihan lingkungan, seperti Program Jumat Bersih. 

Selama akhir Januari hingga Februari tahun 2019 ini program gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilaksanakan, kata Fikry,  terbukti Februari ini, jumlah penderita demam berdarah menurun, yaitu hanya enam orang, dari sebelumnya puluhan orang.

“Jika semua orang menciptakan lingkungan bersih,  Insya Allah tercipta lingkungan yang sehat”, pungkasnya.   

Baca: Reaksi Unik Ashanty Soal Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Istri Anang Hermansyah Akui Hal Ini

Sebelumnya, mewujudkan HSS Bersih  Ketua Forum Komunitas Hijau Sehati Kabupaten HSS H Yusran Fahmi membacakan ikrar mendukung Kandangan Bersih dan Sehat. 

Antara lain berupaya membangun kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat serta peduli sampah. Juga berkomitmen dan berperan aktif menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di manapun berada.

Selanjutnya, menjadi pelopor penggerak partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pengelolaan sampah dari sumber sampah.

Khususnya sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga serta selalu mengkampanyekan  3R, yaitu Reuse, Reduce, Recycle dalam pengelolaan sampah di masyarakat. Termasuk  berperan aktif terlibat dalam mewujudkan Kabupaten  HSS  bersih.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved