Serambi Mekkah

Dinas Pendidikan Banjar Dorong Guru Besertifikasi

Pemkab Banjar melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar terus mendorong guru agar mendapatkan sertifikasi.

Dinas Pendidikan Banjar Dorong Guru Besertifikasi
HO/Diskominfo Banjar
Bupati Banjar, H Khalilurrahman secara simbolis menyerahkan sertifikasi kepada perwakilan guru seusai upacara Senin (4/3/2019) di halaman Pemkab Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Pemkab Banjar melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar terus mendorong guru agar mendapatkan sertifikasi. Berbagai upaya sudah dilakukan, dengan guru yang bersertifikat bisa lebih meningkatkan kualitas pendidikan.

Bupati Banjar, H Khalilurrahman seusai upacara rutin Senin di halaman Pemkab Banjar menyerahkan simbolis sertifikasi kepada guru yang sudah memenuhi syarat. Kini sudah 66 persen guru di Kabupaten Banjar dari semua tingkatan pendidikan sudah bersertifikasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Maidi Armansyah mengatakan, upaya Pemkab melalui dinasnya untuk terus mendorong guru yang belum bersertifikasi agar bersertifikat. Diantaranya adalah mengadakan pelatihan-pelatihan guru untuk mengembangkan kemampuannya.

“Menyediakan anggaran untuk pengembangan guru, bersama-sama mengaktifkan dan mendukung forum-forum guru seperti Pusat Kegiatan Guru (PKG) dan Musyarawarag Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai wadah sharing dan berbagi informasi sesama guru,” katanya.

Dia menjelaskan, sudah sekitar 66 persen guru sudah bersertifikasi, sisanya sekitar 34 persen guru yang belum sertifikasi. Jumlah total guru di Kabupaten Banjar ada 4.309 orang, jumlah total guru yang mendapatkan sertifikat pendidikan 2.843 orang.

Bupati Banjar H Khalilurrahman secara simbolis menyerahkan sertifikasi kepada perwakilan guru seusai upacara Senin (4/3) di halaman Pemkab Banjar.
Bupati Banjar H Khalilurrahman secara simbolis menyerahkan sertifikasi kepada perwakilan guru seusai upacara Senin (4/3) di halaman Pemkab Banjar. (HO/Diskominfo Banjar)

Pihaknya mengharapkan, agar tahun depan jumlah guru yang mendapatkan sertifikasi terus bertambah. Agar guru sebagai tenaga profesional dan agen pembelajaran dapat meningkatkan martabat dan peran guru serta mutu pendidikan nasional.

“Sertifikasi guru diharapkan akan berdampak pada meningkatnya mutu pembelajaran dan mutu pendidikan secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Maidi sedikit menjelaskan, proses sertifikasi ini ada tiga jalur bagi para guru agar bisa mendapatkannya yakni Langsung, Portofolio, Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG). Akhir-akhir ini melalui jalur PLPG inilah yang digalakan pemerintah.

Pelaksanaan PLPG ini selama tiga bulan, atau 90 hari dan diakhir diklat ada ujian kompetensinya dengan standar nilai 80. Jalur ini ada Ujian diakhir pelatihan, sehingga lebih bisa mengukur kemampuan guru, bagi yang tidak lulus akan diberi kesempatan untuk mengulangnya maksimal empat kali. (*/Aol)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved