Berita HSS

Syukuran Panen, Petani Jambu Hilir Undang Muspida HSS Tanam Kedua, Ini Kata Bupati

Bupati HSS, Kapolres dan Dandim diminta melakukan penyemaian bibit padi di lahan yang disiapkan atau dalam istilah warga setempat mamalai.

Syukuran Panen, Petani Jambu Hilir Undang Muspida HSS Tanam Kedua, Ini Kata Bupati
HO/Bagian Protokol dan Kehumasan HSS
Bupati HSS H Achmad Fikry saat memasukkan padi yang dia panen perdana milik Kelompok Tani Rasau BHakti, Jambu Hilir HSS, Senin (4/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Mayoritas petani di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, baru selesai tanam padi. Namun, Kelompok Tani Rasau Bhakti di Desa Jambu Hilir Kecamatan Kandangan, dengan anggota 30 petani sudah melakukan panen raya.

Panen padi seluas 10 hektare tersebut dilaksanakan Senin (4/2/2019) mengundang Bupati HSS H Achmad Fikry, yang hadir bersama Ketua DPRD, Dandim 1003, Wakapolres serta jajaran DInas Pertanian HSS.

Pada kesempatan itu selain diminta memanen pertama padi, Bupati HSS, Kapolres dan Dandim diminta melakukan penyemaian bibit padi di lahan yang disiapkan atau dalam istilah warga setempat mamalai.

Bibit padi tersebut akan digunakan untuk masa tanam kedua, yang disiapkan setelah selesai panen pertama. Jenis padi yang dipanen dan disemai adalah impari sembilan. Target panen jenis padi tersebut setelah disemai adalah tiga bulan.

Baca: Link Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019 Sempat Ditutup, LTMPT Kembali Buka Pendaftaran Hari Ini

Ketua Kelompok Tani Rasau Bhakti H MAsdariansyah menuturkan, total luas lahan milik kelompok tani tersebut adalah 15 hektarer, namun baru bisa digarap 10 hektare, karena kurangnya air tersedia. Untuk ketersediaan air, kata Masdariansyah, pihaknya sedang merencanakan pengairan secara swadaya.

Mendukung peningkatan produksi, kelompok tani pun meminta dukungan Pemkab HSS, khususnya untuk alat mesin pertanian. “Kalau Pemkab HSS bisa membantu, kami membutuhkan alat mesin pertanian,”katanya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati HSS H Achmad Fikry menyatakan, pihaknya terus mendorong kemajuan pertanian di HSS, melalui Dinas Pertanian. “Sebab, kalau petani sejahtera, makan HSS ikut sejahtera, karena 85 persen penduduk HSS adalah petani,”kata Fikry.

Untuk sarana dan prasarana pendukung pertanian, seperti alat mesin pertanian, menurutnya akan diupayakan sesuai kemampuan keuangan daerah. Termasuk perluasan jaringan irigasi, para petani diminta mengajukan proposal.

Baca: Ini Dia Lima Nama Anggota Komisi Informasi Provinsi Kalsel Terpilih, Akan Dilantik Oleh Gubernur

Kepada anggota kelopok tani Rasah Bhakti, Fikry juga mengimbau untuk mengurangi penggunaan zat kimia dalam bercocok tanam, dan lebih menggalakan penggunaan bahan organic, agar menghasilkan padi organik.

Menurutnya, pertanian organik saat ini cukup diminati masyarakat, yang ingin menjalankan pola hidup sehat tanpa bahan kimia. Kegiata syukuran diakhiri penyerahan secara simbolis bantuan benih unggul kepada perwakilan kelompok tani. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved