Berita Kotabaru

Kapal Sanus 93 Masih Belum Operasional, Sekda Kotabaru Akan Melakukan ini

Hingga kini, Kapal Perintis Sabuk Nusantara (Sanus) 93 milik Pelni masih terus parkir di laut Kotabaru depan Siring Laut Kotabaru

Kapal Sanus 93 Masih Belum Operasional, Sekda Kotabaru Akan Melakukan ini
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H Said Akhmad 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hingga kini, Kapal Perintis Sabuk Nusantara (Sanus) 93 milik Pelni masih terus parkir di laut Kotabaru depan Siring Laut Kotabaru

Tiap warga di Kecamatan Pulau Sembilan yang ke Kotabaru hanya bisa melihat dan tak tahu alasan jelas kenapa kapal itu tak kunjung beroperasi.

Sebab hanya ada Sanus 99 yang beroperasi ke Jawa dan itu pun hanya 15 hari sekali.

Sementara pernyataan Kepala Pelni Batulicin Kotabaru, Purwadi, tidak jalan lantaran masih ada dokumen yang belum selesai.

Sehingga masih belum bisa dioperasikan.

Baca: Kerja Keras Mulan Jameela Atasi Kondisi Keuangan Ahmad Dhani, Eks Rekan Maia Estianty Lakukan Ini

Baca: Penyebab Cut Meyriska Jatuh Hati pada Roger Danuarta Diungkap pada Ria Ricis

Baca: Cerita Sebenarnya Awal Syahrini dan Reino Barack Bertemu, Ternyata Bukan Dikenalkan Luna Maya!

Baca: Kabar Billy Syahputra dan Hilda Vitria Putus Disebut Settingan oleh Uya Kuya dan Iis Dahlia

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H Said Akhmad, Selasa (5/3/19) mengatakan alasan dokumen selama berbulan-bulan dianggap tidak masuk akal.
Sementara masyarakat di Pulau Sembilan sangat membutuhkan itu.

Dia mengatakan, pelayaran Pelni ini pertama tanggung jawab Pelni dan di bawah Kementrian Perhubungan.

Bila aturan tidak menjalankan artinya tidak menjalankan intruksi presiden berkaitan dengan tol laut.

Bila tidak dilaksanakan sama saja menentang intruksi dan amanat presiden.

"Bila kapal tak operasi karena alasan dokumennya, yang saya pertanyakan, penerbitan dokumen itu langsung dari Kementrian Perhubungan, lah dokumen apalagi, sedangkan masyarakat sudah sangat membutuhkan itu," katanya.

Dia mengatakan sudah berbulan-bulan parkir, namun hingga kini masih belum dioperasikan.

Pengganti dari Sanus 55 ini masih saja parkir hingga saat ini belum ada kejelasan.

"Kami akan menyurati Kementrian perhubungan. Kami akan memberikan pemberitahuan karena tidak bisa melayani masyarakat secara reguler. Kasihan masyarakat kita, kami akan surati dan teguran," katanya.

Secara kewenangan, pemda tidak bisa melakukan apa-apa. Artinya, tidak saling lempar dan jangan sampai masyarakat tidak terlayani.

(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved