Aneka Macam Motif Sasirangan

Orie Perkenalkan Sasirangan Motif Seribu Sungai karena Terinspirasi Hal Ini

Awalnya, kain Sasirangan umumnya digunakan sebagai kain adat yang biasa digunakan pada acara-acara adat suku Banjar.

Orie Perkenalkan Sasirangan Motif Seribu Sungai karena Terinspirasi Hal Ini
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Pengrajin Sasirangan berjualan di Sungai Jingah Banjarmasin, Selasa (5/3/2019). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Awalnya, kain Sasirangan umumnya digunakan sebagai kain adat yang biasa digunakan pada acara-acara adat suku Banjar.

Kata sasirangan berasal dari kata menyirang yang berarti menjelujur, karena dikerjakan dengan cara menjelujur kemudian diikat dengan tali raffia dan selanjutnya dicelup, hingga kini sasirangan masih dibuat secara manual.

Namun, sekarang ini kain Sasirangan cukup banyak motifnya, mengikuti perkembangan zaman dan selera pembeli supaya bisa bersaing dengan kain Batik, Songket dan lain-lain.

Salah satu motif yang sudah menasional Seribu Sungai hasil karya Ori Sasirangan.

"Saya terinspirasi membikin motif Seribu Sungai karena Kota Banjarmasin ikon nya Sungai dan dikenal sebagai Kota Seribu Sungai," ucap pengrajin Sasirangan asal Seberang Masjid Banjarmasin ini.

Baca: Arti Syahrini Bagi Reino Barack Terungkap Pasca Pernikahan Incess dan Mantan Luna Maya Itu

Lewat motif ini, ada juga falsafah yang ingin disampaikan, supaya masyarakat Banjarmasin menjaga kelestarian dan menjaga kebersihan sungai.

"Saya juga mengingatkan, masyarakat Banjar dulunya menggunakan sungai sebagai alat transportasi mau pun berdagang," ucap juara pertama design Sasirangan se Kalsel tahun 2016 ini. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved