Berita Kotabaru

Simulasi Selamat Orang Hilang Saat Mendaki, Ini yang Dilakukan Taruna SMK Islam Pelayaran

Seorang siswa dinyatakan tewas saat melakukan pendakian di Sekitar Gunung Ulin Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Simulasi Selamat Orang Hilang Saat Mendaki, Ini yang Dilakukan Taruna SMK Islam Pelayaran
banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Tim dari Taruna SMK Islam Pelayaran Al Bukhari Kotabaru melakukan simulasi penyelamatan korban. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Seorang siswa dinyatakan tewas saat melakukan pendakian di Sekitar Gunung Ulin Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Sementara 9 orang lainnya mengalami patah tulang lantaran kondisi cuaca saat mereka mendaki. Akibatnya, mereka harus dibantu dengan pertolongan evakuasi dari kawasan gunung.

Tim dari Taruna SMK Islam Pelayaran Al Bukhari Kotabaru langsung menurunkan tim untuk evakuasi. Binaan dari Basarnas Kotabaru dan TNI AL ini langsung bergegas. Tim langsung melakukan koordinasi dan melakukan pencarian.

Saat pencarian, 10 orang yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian akhirnya ditemukan. Ada yang mengalami luka-luka hingga patah tulang. Bahkan satu di antaranya dinyatakan tewas.

Taruna SMK Islam Pelayaran ini, langsung melakukan evakuasi dan pertolongan pertama. Hingga akhirnya bisa ditindaklanjuti untuk pemeriksaan kesehatan dan pengobatan.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Link Live Streaming All England 2019 di TVRI, Ginting Gugur, Marcus/Kevin Main

Baca: Hasil All England 2019, Anthony Sinisuka Ginting Kalah Rubber Set di Babak Awal dari Wakil Hongkong

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! LIVE STREAMING PSIS vs Persipura, Siaran Langsung Indosiar Piala Presiden 2019


Tim taruna Ini sukses melaksanakan tugasnya dalam melakukan pencarian dan pertolongan pertama.

Itu lah Pagelaran Simulasi pencarian dan pertolongan korban oleh Taruna SMK Islam Pelayaran Al Bukhari Kotabaru, dibawah asuhan dan Binaan Basarnas Kotabaru dan Lanal Kotabaru, Rabu (6/3/19).

Kepala Pos Basarnas Kotabaru, Teguh Prasetyo, mengatakan mereka telah berhasil melakukan simulasi pencarian dan pertolongan orang hilang saat pendakian. Ini menjadi kebanggaan tersendiri sebab mereka bisa melaksanakan tugas mulia seperti ini.

"Meskipun hanya simulasi skala kecil, namun bisa dikatakan mereka telah nerhasil. Mereka sudah dibekali ilmu dan praktek pertolongan pertama," katanya.

Mereka juga sudah sudah pernah diturunkan langsung dikejadian sebenarnya. Di antaranya pertolongan kecelakaan di Stagen, Orang Tenggelam dan warga yang devakuasi dari Bagang serta pencafian oranv hilang.

"Jadi mereka sudah terbukti dalam melakukan pertolongan. Sehingga kami selalu berkoordinasi bila ada sesuatu untuk turun," katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pembina Utama SMK Islam Pelayaran, M Rizal Fahlepi didampingi Kepala SMK Islam Pelayaran Al Bukhari, Nida mengatakan, memberikannapresiasinkepada anak didiknya. Mereka sudah dilatih hingga seperti inim Mereka sengaja diberikan pelatihan agar mereka memiliki jiwa penolong dan aksi sosial.

"Kegiatan itu sangat membantu dan anak-anak kita sekarang ini juga sudah sering turun langsung ke lapangan. Ini bekal mereka dan mereka dilatih dasar-dasar cara melakukan pertolongan dari Sar dan Lanal Kotabaru," katanya. (Banjatmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved