Piala AFF U22

Pengalaman Indra Sjafri dapat Pemain Timnas Titipan yang Liar, Marinus Wanewar

aat pemberian penghargaan kepada dua pemain Barito Putera, M Rafi Syarahil dan M Riyandi dari pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Pengalaman Indra Sjafri dapat Pemain Timnas Titipan yang Liar, Marinus Wanewar
KOMPAS.COM/ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA
Pemain Timnas U-22 Sani Riski Fauzi (kiri) bersama Marinus Wanewar (tengah) mencium Piala AFF U-22 seusai penganugerahan piala di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Thailand di babak final dengan skor 2-1. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat pemberian penghargaan kepada dua pemain Barito Putera, M Rafi Syarahil dan M Riyandi dari pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan olahraga Provinsi Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila, Kamis (7/3), pelatih timnas U22 Indra Sjafri banyak memberikan wejangan soal kiat melatih anak asuhnya.

Salah satunya mengajarkan disiplin kepada para pemain sehingga dia sukses mengantar tim nasional Indonesia U 22 juara di turnamen AFF U 22 di Kamboja.

Eks Pelatih Bali United ini memberikan contoh terkait perubahan sikap yang dimiliki Marinus Wanewar dari sosok yang kerap dinilai liar menjadi penurut.

"Semua pasti tahu bagaimana Marinus. Dia anak liar dianggap bengal dan susah diatur," kata Indra.

Indra Sjafri ingat Marinus dulu pernah bertingkah laku tidak senonoh saat mencetak gol lalu menghina wasit, mentertawakan wasit, tempramental saat bertemu kawan yang emosi.

Baca: LIVE RCTI! Link Live Streaming Arsenal vs Rennes & Chelsea vs Dynamo Kyiv di Liga Europa Malam ini

Baca: Prediksi dan Jadwal Persija Jakarta vs Madura United di Grup D Piala Presiden 2019 Live Indosiar

Baca: Hasil Akhir Persebaya vs Persib, Skor 3-2, Klasemen Grup A Piala Presiden 2019 Dikuasai Bajul Ijo

"Sekarang lihat perubahannya 180 derajat," ujar Indra dihadapan tamu undangan pejabat Pemprov Kalsel, Barito Mania (Bartman) dan undangan lainnya.

Ditangan Indra Sjafri, dia bisa melarang Marinus kekuar malam, merokok dan diminta rajin ibadah di gereja.

Indra pun melihat dan mempelajari hasil psikotes Marinus. Ternyata Marinus membutuhkan sosok tokoh agar merubah sikapnya.

Kajian Indra terbukti disaat tampil, Marinus bisa menjaga diri bahkan ketika bertemu presiden Jokowi Marinus memiliki hati yang mulia.

"Kepada presiden Marinus minta perbaikan jalan di daerahnya serta ingin memperbaiki gereja hasil dari bonus hasil dari jerih payahnya," ujar Indra Sjafri.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved